PENGARUH VARIASI SUDUT ALUR TERHADAP DISTORSI DAN SIFAT MEKANIS SAMBUNGAN LAS MIG PADA KONSTRUKSI KAPAL
Buyung Rahmad Machmoed, Prof. Ir. Mochammad Noer Ilman, S.T., M.Sc., Ph.D. IPM., ASEAN Eng
2011 | Tesis | S2 Teknik MesinTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sudut alur X (double side welding) dan alur V (one side welding) terhadap distorsi dan sifat mekanis pada pengelasan pelat baja karbon rendah A36 yang digunakan pada konstruksi kapal-kapal tanker. Penelitian ini menggunakan las Metal Inert Gas (MIG) dengan arus 150 Ampere, Voltase 25 Volt DCEP (direct current electrode positive) dan masukan panas 0.9375 kJ/mm. Jenis alur yang digunakan berupa alur V dan X dengan sudut divariasikan dari (50o,60o,70o) sedangkan celah akar konstan yaitu 3 mm. Pengujian sambungan meliputi pengamatan mikro struktur yang terbentuk dengan mikroskop optik dan scanning electron microscope (SEM), pengukuran distorsi dan sifat mekanis las yang meliputi kekerasan (microhardness), tarik, dan ketangguhan impak Charpy takik V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distorsi alur las X lebih kecil dari pada V, sedangkan sudut 60o menghasilkan struktur mikro ferit acicular yang maksimal dengan ukuran butir paling halus jika dibandingkan dengan sudut alur 50o dan 70o untuk kedua jenis alur V dan X. Struktur mikro ferit acicular meningkatkan kekuatan tarik las karena ukuran butirnya yang kecil dan memperbaiki ketangguhan las karena membentuk struktur yang saling menyilang (interlocking structur)
Kata Kunci : Alur V dan X, las MIG, Distorsi, Sifat Mekanis