Laporkan Masalah

Kajian sistem pengendalian banjir sungai Banger di Kota Pekalongan Propinsi Jawa Tengah

TEGUH, Dr.Ir. Fatchan Nurrochmad, M.Agr

2005 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Bencana banjir pada daerah perkotaan ini merupakan masalah utama, dimana alur sungai melintasi kawasan perkotaan. Banjir menyebabkan kerusakan besar baik secara langsung maupun tidak langsung, penanganan secara terpadu sangat dibutuhkan untuk mengurangi kerugian akibat banjir tersebut. Sistem pengendalian banjir kota Pekalongan telah dibangun dan difokuskan pada alur sungai, belum menyentuh pada daerah aliran sungai, akibatnya setiap musim hujan masih terjadi banjir. Laju perkembangan jumlah penduduk kota Pekalongan mengakibatkan kebutuhan lahan bertambah sehingga berakibat pada perubahan karakteristik DAS terutama berubahnya sifat aliran dan karakteristik banjir. Salah satu usaha pengendalian banjir adalah membuat floodway dengan pajang 7117 m dari Sungai Kupang yang dihubungkan dengan Sungai Ba nger. Floodway ini diharapkan mampu mengatasi banjir di kota Pekalongan. Pada penelitian ini dilakukan kajian profil muka air di sepanjang Sungai Banger dengan menggunakan perangkat lunak (softwere) HEC-RAS, ada tiga simulasi yang dilakukan pertama perubahan tataguna lahan, yang kedua pembuatan sumur resapan, yang ketiga kombinasi perubahan tataguna lahan dan pembuatan sumur resapan. Hasil simulasi ini akan memberikan impormasi perubahan profil muka air di sepanjang Sungai Banger. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa dengan simulasi pertama menghasilkan penurunan elevasi muka air banjir sungai Banger antara 94,3 cm sampai 132,8 cm, dengan simulasi kedua menghasilkan penurunan elevasi muka air banjir sungai Banger antara 94,3 cm sampai 123,5 cm, dengan simulasi ketiga menghasilkan penurunan elevasi muka air banjir sungai Banger antara 1,01 cm sampai 132,6 cm. Hasil ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang sistim mitigasi bencana banjir yang telah, sedang dan akan dilakukan sehingga dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan bagi pihak terkait untuk menetapkan bentuk sistim mitigasi bencana banjir yang optimal.

Flood disaster is a main problem in urban area which the river flow through the city. Flooding caused huge damaged both direct and indirect impact. Comprehensive countermeasure is needed in order to reduce lose out of resources due to the flood. The problems progressively arise and will be national trouble variety without countermeasures. Pekalongan’s flood control system has already installed focusing on river stream. It isn’t attentiveness to the upper stream consequently flood occurs every rainy season. Populations rising need more space for live so it will affect the catchments area. Alteration of catchments area will change characteristic of flood and flow. An effort of flood control in Pekalongan’s city is setting up 7,117 meters of floodway from Kupang River interconnection to the Banger River. It will solve the flood problem in Pekalongan city. This research analyze water level along the river with installment of floodway used HEC-RAS software. There are three simulation conducted in this study. Firstly water level simulation executed with land use changing, second water level simulation performed with the recharge well and third water level simulation executed with combining the land use changing and recharge well. The results of these simulation will give information the variant of water level along the Banger river. The study shows that the first simulation give information about reducing of the Banger River water level 94,3 cm up to 123,5 cm. Second simulation give information lessen Banger River water level 94.3 cm up to 132.8 cm. The third simulation decrease Banger River water level 1,01 cm up to 132,6 cm. This study purpose to give information in order to mitigate flooding in Pekalongan city. It can become the input to decide appropriate countermeasures of flood problem in Pekalongan city.

Kata Kunci : Sungai,Pengendalian Banjir, Floods, mitigation, floodway and management watershed


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.