Laporkan Masalah

Studi Intensi Desain Lemah dalam Perencanaan Kota melalui perspektif Bounded Rationality Herbert Simon

Prasetyo Tri Wibowo, Dr. Abdul Rokhmat Sairah Z, S.Fil., M.Phil.; Drs. Imam Wahyudi, M.Hum.

2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi asumsi rasionalitas manusia dalam konteks desain teknologi perkotaan, khususnya dengan mengkaji interaksi yang dibentuk oleh keterbatasan kognitif dan politis yang melekat. Latar belakang penelitian ini menyoroti kompleksitas pengambilan keputusan oleh perencana dalam proses desain yang dipersulit oleh situasi ketidakpastian dan masalah pendefinisian isu yang sulit diuraikan. Gagasan Herbert Simon mengenai bounded rationality menjelaskan bahwa rasionalitas manusia yang terbatas menghalangi perencana mengidentifikasi dan memproses semua kemungkinan solusi. Akibatnya, para perencana tidak bisa menjamin tercapainya pilihan optimal melainkan hanya solusi yang 'cukup baik' (satisficing) yang secara fundamental membatasi kesempurnaan dan jangkauan intensi perencana.

Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode penelitian studi pustaka yang dilakukan melalui lima tahapan, yakni (1) Persiapan dan Pengumpulan Data, (2) Pemilahan Data, (3) Pengolahan Data, (4) Analisis Data dan (5) Penyusunan Hasil dengan unsur-unsur metodis seperti interpretasi, induksi-deduksi, koherensi internal dan deskripsi. Objek material penelitian ini adalah intensi desain lemah dalam perencanaan kota, sementara objek formal penelitian ini adalah gagasan bounded rationality Herbert Simon. 

Penelitian ini menghasilkan analisis terhadap bentuk-bentuk esensial dari intensi desain lemah yang muncul dalam proses perencanaan kota seperti hadirnya wicked problems, ketidakpastian dan keterbatasan struktural. Ide bounded rationality dari Herbert Simon kemudian diintegrasikan ke dalam ruang lingkup desain dan pengembangan perkotaan dengan temuan selain keterbatasan kognitif, lemahnya intensi desainer diperparah dengan ketimpangan struktural kekuasaan dan bias sistematis yang mendistorsi proses perencanaan. Pada akhirnya, intensi desain lemah bukanlah defisit atas kapasitas individu melainkan keniscayaan dari realitas keterbatasan atas rasionalitas manusia.

This research aims to critique the assumption of human rationality in urban technology design, particularly by examining interactions shaped by inherent cognitive and political limitations. The research background highlights the complexity of decision-making by planners in design processes, complicated by situations of uncertainty and issues with definitions that are difficult to articulate. Herbert Simon's concept of bounded rationality explains that limited human rationality prevents planners from identifying and processing all possible solutions. Consequently, planners cannot guarantee achieving optimal choice but only 'good enough' solutions (satisficing), which fundamentally limits the perfection and scope of planners' intentions. 

This qualitative research employs a literature review methodology conducted through five stages: (1) Preparation and Data Collections, (2) Data Sorting, (3) Data Processing, (4) Data Analysis, and (5) Result Compilation, with methodical elements such as interpretation, induction-deduction, internal coherence, and description. The material object of this research is weak design intention in urban planning, while the formal object is Herbert Simon's concept of bounded rationality.

This research produces an analysis of essential forms of weak design intention emerging in urban planning processes, such as the presence of wicked problems, uncertainty, and structural limitations. Herbert Simon's bounded rationality idea is the integrated into urban design and development, with findings that beyond cognitive limitations, designers' weak intentions are exacerbated by structural power imbalances and systematic biases distorting the planning process. Ultimately, weak design intention is not a deficit in individual capacity but an inevitability arising from the reality of human rationality limitations.

Kata Kunci : Pemuasan, Desain, Kompleksitas, Rasionalitas, Kota, Intensi

  1. S1-2025-473908-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473908-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473908-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473908-title.pdf