Studi pengaruh industri kayu terhadap perkembangan fisik kota Samarinda tahun 1975-1982
Roos Darno Siswanto, Drs. Irfan Yahya
1984 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai seberapa jauh timbulnya industri kayu, dalam mempenga-ruhi perkembangan fisik kota Samarinda di Propinsi Ka-limantan Timur. Metode penelitian adalah mempergunakan metode survai, dengan obyek peneli litian adalah perkem-bangan fisik kota Samarinda akibat timbulnya industri pengolahan kayu, sejak tahun 1975 hingga tahun 1982. Dari data yang terkumpul dilakukan analisis data ke dalam bentuk tabel-tabel persentase, grafik, dan mem-pergunakan data bantu berupa mosaik foto udara kota Samarinda skala 1:30.000 hasil sil pemotretan pemo tahun 1978, guna analisis lokasi industri kayu. Hasil penelitian mengungkapkan sejak tahun 1975-1082 di Samarinda terdapat industri kayu sebanyak 22 buah industri, yang berlokasi di bagian hulu dan hi-lir kota Samarinda, serta menyerap tenaga kerja seba-nyak 5807 orang, Industri-industri kayu ini terdiri dari empat jenis industri yaitu: industri Sawmill/ka-yu gergajian sebanyak 11 buah atau (50,0 persen); in-dustri plywood/kayu lapis sebanyak empat buah atau (18,2 persen); industri finir sebanyak satu buah atau (4,5 persen); dan industri aneka kayu sebanyak enam buah atau (27,3 persen). Perkembangan fisik kota Samarinda yang diakibat-kan adanya industri kayu adalah berdirinya bangunan-bangunan industri/oabrik-pabrik di atas lahan kosong seluas 120,60 hektar, unit perkantoran seluas 6,16 hektar; unit perumahan karyawan seluas 25,42 hektar; jalan lingkungan sepanjang 5.430 meter; buah dermaga yang berdiri di tepi sungai Mahakan se-meter; dan tujuh luas 2,80 hektar. Untuk mengetahui hubungan erat ti-daknya antara jumlah industri kayu dengan luas peng-gunaan lahan adalah dengan mempergunakan perhitungan koefisien korelasi Pearson, diperoleh nilai korelasi (r=0,93) dengan demikian variabel yang di analisis menunjukkan hubungan sangat erat dan positip, akibat adanya industri kayu dengan pertambahan luas penggu-naan lahan perkotaan di kota Samarinda.
-
Kata Kunci : Industri kayu, Perkembangan fisik kota, Samarinda,Kalimantan Timur