Kualitas rumah di wilayah kota propinsi Jawa Tengah : Analisis data kor susenas 1998
Didik Sri Wahyudi, Dr. Hadi Sabari Yunus, M.A., Drs. (Utrecht); Drs. Su Ritohardoyo, M.A.
2001 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan kualitas rumah diantara wilayah pesisir dan wilayah bukan pesisir Propinsi Jawa Tengah dan (2) mengetahui faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap kualitas rumah di wilayah kota Propinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan menganalisa data sekunder berupa data SUSENAS 1998 Propinsi Jawa Tengah. Data ini dipilih karena SUSENAS merupakan survei yang dirancang untuk mengumpulkan data sosial kependudukan yang relatif luas dan diselenggarakan setiap tahun dengan jumlah sampel yang cukup besar sehingga mampu menghasilkan estimasi sampai tingkat kabupaten/kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara signifikan terdapat perbedaan kualitas rumah antar wilayah kota di Propinsi Jawa Tengah. Perbedaan ini membentuk pola tertentu yaitu kualitas rumah di wilayah kota pesisir (Semarang, Pekalongan dan Tegal) lebih rendah dibandingkan kualitas rumah di wilayah kota bukan pesisir (Magelang, Surakarta dan Salatiga). Hal ini ditunjukkan dengan hasil Anova one way dengan perolehan F hitung sebesar 17,8445 pada derajad kepercayaan lebih dari 99,99 persen dan hasil Duncan Multiple Range Test yang menunjukan pada bahwa rerata index skor kualitas kota pesisir lebih rendah dibanding rerata skor kualitas kota bukan pesisir. Faktor yang berhubungan dengan kualitas rumah adalah pengeluaran rumah tangga untuk perumahan dan fasilitas rumah tangga dan pendidikan tertinggi anggota rumah tangga. Hal ini ditunjukan nilai "r" dengan tanda (**) menunjukkan korelasi yang kuat antara kedua variabel pengaruh dengan varibel terpengaruh pada taraf kepercayaan 99 persen Di kota pesisir dan kota bukan pesisir, faktor yang berpengaruh kuat terhadap kualitas rumah adalah pengeluaran rumah tangga untuk perumahan dan fasilitas rumah tangga dan pendidikan tertinggi anggota rumah tangga dan jumlah anggota rumah tangga.
The specific objectives of this study are: (1) to find out house quality difference between coastal cities and non-coastal cities of Central Java Province, and (2) to examine main factors affecting house quality in cities in Central Java Province. This study was conducted by applying analysis of 1998 SUSENAS secondary data of Central Java Province. SUSENAS is a survey designed for obtaining a relatively wide population social data which is conducted annually by involving an extensive number of samples enabling it to be employed as an estimate tool even to city / district level. The extensive coverage and representative number of samples of SUSENAS data were the main reasons of the selection of this data as the main source of this study. The result revealed that there was a significant difference in house quality existing among cities in Central Java Province. This difference was further reflected in lower quality of cities house in coastal area (Semarang, Pekalongan and Tegal) than that of cities house in non-coastal area (Magelang, Surakarta and Salatiga). This significant difference was proven by One Way Anova Analysis resulted in 17,8445 F computed with confidence level 99,99% and by Duncan Multiple Range Test showing that average score of house quality in coastal area was lower than that of house quality in non-coastal area. Based on statistical analysis, some factors affecting house quality were family expenditures for housing and its facility and education level of family members. This fact was supported by "r" value (with double asterisk mark) showing strong correlation between the above-mentioned three independent variables and dependent variable (house quality) with 99% confidence level. Both in coastal cities and non- coastal cities, house quality-affecting factors were family expenditures for housing and its facility, education level of family members, and number of family members.
Kata Kunci : kualitas rumah,Jawa Tengah