Pemetaan data redistribusi tanah landreform propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pelita I-II-III
Dadau Edrianto, Drs. Maruli Sinaga
1988 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini dilakukan di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan tujuan menyajikan data redistribusi ta-nah landreform selama Pelita I sampai dengan III visual dalam bentuk peta beserta evaluasinya. Penelitian ini bersifat informatif, di mana peta merupakan sumber in-formasi khususnya yang berhubungan dengan redistribusi ta-nah landreform. Data yang digunakan yaitu asal tanah landreform, jum-lah pemilik asal dan penerima redistribusi, realisasi gan-ti-rugi tanah, ditambah dengan data bantu yang terdiri da ri jumlah kepala keluarga petani, kepadatan penduduk agra ris dan peta bentuk penggunaan lahan. Memperoleh data ya-itu dengan mengumpulkan data sekunder dari kantor atau instansi yang berhubungan penelitian ini. Penulisan hasil penelitian ini menitik-beratkan pada teknik pembuatan pe-ta dengan obyek data redistribusi tanah landreform. Dari peta perkembangan redistribusi tanah landreform (peta no. 3) menunjukken bahwa pelaksanaan redistribusi mengelompok pada wilayah tertentu untuk masing-masing Pe-lita, kemudian frekuensi kegiatan dan volume fisiknya se-makin menurun pada Pelita II dan III jika dibandingkan de ngan Pelita I. Penyebarannya tidak merata, pada kecamatan kecamatan di Kabupaten Kulon Progo terdapat redistribusi yang paling kecil dibandingkan tiga kabupaten lainnya, se-dangkan yang terbesar terdapat di Kabupaten Gunung Kidul. Bila ditinjau dari subyek redistribusi seperti dapat dilihat pada peta jumlah pemilik asal dan penerima redis-tribusi (pete no. 4), ternyata bahwa penerima redistribu-si pada umumnya lebih besar daripada pemilik asal tanah, kecuali di Kecamatan Ponjong. -Dalam hal penyelesaian ganti-rugi tanah yang dire distribusikan seperti yang terlihat pada peta realisasi ganti-rugi tanah landreform (peta no. 5) masih terdapat kemacetan pembayarannya oleh Negara terhadap para bekas pemilik tanah, sedangkan kewajiban membayar ganti - rugi oleh para penerima redistribusi terhadap Negara tidak mengalami kemacetan.
-
Kata Kunci : Pemetaan data,Redistribusi tanah,Landreform,DIY,Kota Yogyakarta