Efektivitas dan Efek Samping Penggunaan Donepezil pada Pasien Demensia di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang
Ibnu Achmad Prabowo, Dr. apt. Fita Rahmawati, Sp. FRS. ; Dr. dr.Bambang Hasta Yoga LB, Sp. KJ.
2025 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik
Donepezil merupakan tatalaksana terapi
di pasien demensia yang mampu mengurangi gejala kognitif, perilaku, atau
psikologis, serta memperlambat perkembangan penyakit, namun memiliki potensi
efek samping yang bervariasi pada pasien dengan demensia. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan efek samping penggunaan donepezil
pada pasien demensia di rumah sakit.
Penelitian ini menggunakan rancangan
kohort retrospektif pre-post dengan pengambilan data melalui rekam medis
pasien rawat jalan dengan diagnosis demensia vaskular (F01) yang mendapatkan
terapi donepezil di Rumah Sakit Prof. Dr. Soerojo Magelang periode tahun
2022–2024. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 52 pasien. Efektivitas
terapi dinilai berdasarkan perbaikan gejala kognitif dengan MMSE (Mini
Mental State Examination) dan fungsi aktivitas sehari-hari dengan ADL (Activities
of Daily Living) pada masing-masing domain sebelum dan sesudah terapi. Data
efek samping diperoleh dari catatan pada rekam medis disertai dengan evaluasi
Naranjo. Durasi terapi tercapainya perbaikan menggunakan Kaplan-Meier. Analisis
statistik yang digunakan yaitu univariat, bivariat, dengan Chi-square
dan multivariat dengan regresi logistik biner.
Donepezil memiliki efektivitas perbaikan fungsi kognitif pasien demensia pada instrument MMSE yaitu orientasi waktu 75%, tempat 63,5%, diikuti atensi dan kalkulasi 28,8%. Keluhan efek samping yang dialami mual dan muntah 3,8%. Analisis Kaplan-Meier menunjukkan waktu perbaikan sebesar 89 hari. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa donepezil efektif meningkatkan fungsi kognitif pasien demensia dengan profil keamanan yang baik, meskipun faktor seperti pendidikan, komorbiditas, dan obat penyerta tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas terapi
Donepezil is a therapeutic treatment for dementia patients
that can reduce cognitive, behavioral, and psychological symptoms and slow
disease progression. However, it has the potential for varying side effects in
patients with dementia. This study aimed to examine the effectiveness and side
effects of donepezil use in hospitalized dementia patients.
This study used a retrospective pre-post cohort design, with
data collected from the medical records of outpatients diagnosed with vascular
dementia (F01) who received donepezil therapy at Prof. Dr. Soerojo Hospital,
Magelang, between 2022 and 2024. Fifty-two patients participated in this study.
Therapy effectiveness was assessed based on improvements in cognitive symptoms
using the Mini Mental State Examination (MMSE) and in activities of daily
living (ADL) in each domain before and after therapy. Data on side effects were
obtained from medical records and the Naranjo evaluation. The duration of
therapy was determined using Kaplan-Meier analysis. Statistical analyses used
univariate, bivariate, Chi-square, and multivariate analysis using binary
logistic regression.
Donepezil effectively improved cognitive function in dementia patients on the MMSE, with a score of 75% for time orientation, 63.5% for place orientation, and 28.8% for attention and calculation. Side effects included nausea and vomiting in 3.8%. Kaplan-Meier analysis showed a time to improvement of 89 days. The study concluded that Donepezil effectively improves cognitive function in dementia patients with a good safety profile, although factors such as education, comorbidities, and concomitant medications did not significantly influence the effectiveness of the therapy.
Kata Kunci : Demensia, Donepezil, Efektivitas, Efek Samping