Aktivitas penduduk di sektor non pertanian perdesaan : Kasus desa Banyurejo Kecamatan Tempel kabupaten Sleman DIY
Gidion Girsang, Drs. Sukamdi, M.Sc
2000 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPembangunan ekonomi yang terjadi di daerah perdesaan menyebabkan perubahan yang berarti dalam ekonomi masyarakatnya. Penyerapan pekerjaan di aktivitas pertanian perdesaan mengalami penurunan lebih rendah dibandingkan dengan aktivitas non pertanian. Sementara itu, aktivitas non pertanian memiliki peluang kerja dan sumber pendapatan bagi tenaga kerja di perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi jenis pekerjaan, curahan jam kerja dan pendapatan serta kontribusi pekerja terhadap pendapatan rumah tangganya di Desa Banyurejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Propinsi DIY. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, dengan mengambil kasus di Desa Banyurejo sebagai daerah penelitian. Pengambilan dusun sampel penelitian dilakukan dengan cara stratifikasi (stratified random sampling). Dusun sample penelitian yang terpilih secara acak adalah Dusun Kemusuh dan Dusun Gondang. Unit analisis penelitian adalah pekerja aktivitas non pertanian. Sampel responden diambil dengan menggunakan sampel acak sederhana (simple random sampling). Jumlah responden pekerja non pertanian adalah 134 orang. Analisa data yang digunakan yaitu tabel frekuensi, tabel silang dan analisis varians (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapangan pekerjaan bervariasi yaitu industri, perdagangan dan jasa. Hasil penelitian juga menunjukkan rata-rata curahan jam kerja sektor perdagangan lebih pendek dari sektor industri dan sedikit lebih panjang dibandingkan dengan sektor jasa. Dari segi pendapatan, rata-rata pendapatan sektor perdagangan lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata pendapatan dari sektor industri dan jasa. Rata-rata kontribusi pekerja sektor jasa lebih rendah daripada rata-rata kontribusi pekerja di sektor industri dan perdagangan Aktivitas non pertanian dengan variasi jenis pekerjaan dan pendapatan memberikan kesempatan bagi rumah tangga perdesaan untuk bekerja dan berusaha untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga. Kontribusi pekerja aktivitas non pertanian terhadap pendapatan rumah tangga sebesar 49,3 persen menunjukkan bahwa aktivitas non pertanian mempunyai peluang untuk menambah pendapatan serta dapat meningkatkan kesejahteraan rumah tangga perdesaan.
-
Kata Kunci : Aktivitas penduduk,Tempel,Sleman,DIY, Sektor non pertanian