Peternakan sapi perah di kecamatan Ungaran kabupaten Semarang : Ditinjau dari geogragi ekonomi
H. Busro Zainuddin, Drs. Su Ritohardoyo, M.A.
1989 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPeternakan sapi perah merupakan salah satu jenis usaha yang dilakukan oleh sebagian petani saat ini, dan merupakan salah satu kebijaksanaan Pemerintah, untuk meningkatkan pendapatan petani. Namun perlu diketahui sampai seberapa jauh pendapatan petani dapat meningkat setelah petani tersebut mengusahakan peternakan sapi perah, di samping menggarap lahan. Berangkat dari masa-lah inilah, penulis mengadakan penelitian mengenai pe-ternakan sapi perah di Kecamatan Ungaran Kabupaten Se-marang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakte-rintik peternak sapi perah, kondisi peternakan sapi pe-rah, hasil usaha peternakan sapi perah, pendapatan yang diperoleh setiap peternak dari usaha peternakan sapi perah dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sur-vai, dimana informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan tehnik wawancara langsung menggunakan daftar pertanyaan. Dari 8 desa yang memiliki penduduk yang be-ternak sapi perah lebih dari 20 keluarga, diambil 3 desa sampel secara acak distratifikasi, Penentuan responden dari tiap desa sampel tersebut dilakukan secara propor-sional yang disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga yang beternak sapi perah di tiap desa sampel tersebut. Sampel responden desa-desa sampel tersebut yaitu 11 Ke-pala Keluarga di desa Bendarjo, 21 Kepala Keluarga di desa Gogik, dan 88 Kepala Keluarga di desa Kalongan. Desa Kalongan adalah desa yang berlokasi jauh dari kota, desa Gogik dan desa Bandarjo berlokasi dekat dengan kota. Data dan informasi yang dikumpulkan, diolah dan dianali-sis dengan menggunakan tabel frekuensi dan tabel silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan garapan peternakan yang jauh dari kota lebih luas dari pada lahan garapan peternak dekat kota. Sebagian besar peternak de-kat kota sudah lebih lama beternak dari pada peternak jauh kota. Jumlah sapi perah yang dipelihara peternak dekat kota hampir sama dengan jumlah sapi perah yang di-pelihara peternak jauh kota. Semakin luas lahan garapan peternak jauh dari kota, semakin banyak sapi perah yang dipelihara, demikian pula untuk peternak dekat dengan kota. Secara keseluruhan rata-rata pendapatan peternak dari peternakan sapi perah lebih besar dari pada penda-patan dari usaha-usaha lain. Hasil penelitian juga mem-buktikan bahwa di daerah penelitian produksi susu sapi rata-rata per bulan di musim penghujan sedikit lebih tinggi dari pada produksi susu sapi rata-rata per bulan di musim kemarau.
-
Kata Kunci : Peternakan sapi perah,Geografi ekonomi,Ungaran,Semarang,Jawa Tengah