Laporkan Masalah

Kesadaran Metalinguistik dan Konstruksi Linguistik Pencitraan Diri melalui Tulisan Reflektif Berbahasa Inggris pada Penerima Beasiswa IISMAVO University of Pécs 2023

MUHAMMAD GHOZIAN ROSIS, Ummul Hasanah, S.S., M.A

2025 | Tugas Akhir | D4 BAHASA INGGRIS

Dalam konteks pendidikan yang semakin global, program pertukaran internasional seperti IISMAVO (Indonesian International Student Mobility Awards for Vocational Students) memberikan kesempatan bagi mahasiswa vokasi untuk membangun identitas profesional mereka. Pencitraan diri memiliki peran penting dalam proses ini, namun hubungan antara kesadaran mahasiswa terhadap strategi pencitraan diri dan praktik penulisan mereka masih belum banyak dipahami. Penelitian ini meneliti konstruksi linguistik pencitraan diri pada para penerima beasiswa IISMAVO di University of Pécs, dengan menelaah kesadaran metalinguistik mereka serta menganalisis fitur-fitur linguistik yang muncul dalam tulisan reflektif mereka. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan tulisan reflektif dari enam partisipan. Hasil penelitian menunjukkan temuan utama: meskipun para partisipan melaporkan bahwa mereka jarang secara sadar menggunakan strategi pencitraan diri dalam wawancara, tulisan reflektif mereka secara konsisten memperlihatkan penggunaan bahasa evaluatif untuk membangun identitas profesional yang kuat. Kesenjangan ini terjadi karena para mahasiswa lebih berfokus pada tujuan komunikasi praktis seperti penyesuaian terhadap audiens dan kejelasan pesan, bukan pada pencitraan diri itu sendiri. Dengan demikian, pencitraan diri muncul sebagai keterampilan intuitif dalam proses penulisan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencitraan diri yang efektif dapat menjadi hasil alami dari praktik komunikasi yang terampil, dan para pendidik dapat membantu mahasiswa untuk lebih menyadari keterampilan intuitif ini sebagai bagian dari pengembangan profesional mereka. 

Within globalized education, international exchange programs like Indonesia's IISMAVO empower vocational students to build professional identities. Personal branding is crucial for this process, yet the connection between students' awareness of branding and their actual writing practices is not well understood. This study investigates the linguistic construction of personal branding among IISMAVO awardees at the University of Pécs by examining their metalinguistic awareness and analyzing linguistic features in their reflective writings. Using a qualitative case study, data were gathered from semi-structured interviews and reflective writings of six awardees. The findings reveal a key insight: although participants reported little conscious use of personal branding strategies in interviews, their reflective writings consistently used evaluative language to build strong professional identities. This gap occurred because students were focused on practical communication goals like audience adaptation and clarity, not on branding itself. Consequently, personal branding emerged as an intuitive skill within their writing process. The study concludes that effective personal branding can be a natural byproduct of skilled communicative practice, and educators can help students become more aware of this intuitive skill for professional development.


Kata Kunci : pencitraan diri, tulisan reflektif, teori appraisal, kesadaran metalinguistik, mahasiswa pertukaran pelajar.

  1. D4-2025-456899-abstract.pdf  
  2. D4-2025-456899-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-456899-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-456899-title.pdf