Studi komparatif antara rumah terkena program pemugaran dengan rumah tidak terkena program pemugaran : Kasus tentang tingkat kesehatan rumah di desa Ngipak, kecamatan Karangmojo, kabupaten Gunungkidul
Siswanto, Drs. Su Ritohardoyo, M.A.
1987 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANProgram pemugar an rumah pedesaan telah lama dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kualitas rumah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perbaikan permukiman mereka. Namun demikian, apakah usaha tersebut sudah mencapai sasaran atau tu juannya sehingga contoh pemugar an kualitasnya menjadi lebih tinggi dari pada rumah tidak terkena program pemugaran ? Hal merupakan masalah khusus dlam penelitian ini. Dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan kesehatan rumah antara yang terkena program pemugaran dengan yang tidak terkena program pemugaran dan bagaimana faktor sosial ekonomi masyarakat berpengaruh terhadap kesehatan rumah tersebut, maka berdasarkan pertimbangan pertimbangan tertentu penelitian ini dilaksanakan di Desa Ngipak, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah metode sampling, dan untuk memperoleh data dari responden digunakan teknik wawancara dengan menggunakan daftar pertanyaan. Responden diambil dari penduduk setempat dengan menggunakan "Stratified Proportional Random Sampling". Data dan informasi yang telah terkumpulkan dianalisis menggunakan analisis tabel ataupun analisis statistik. Hasil penelitian membuktikan bahwa ada perbedaan yang nyata antara tingkat kesehatan rumah terkena program pemugaran dengan rumah tidak terkena program pemugaran: walaupun perbedaan tersebut tidak banyak tetapi rata-rata tingkat kesehatan rumah terkena program pemugaran lebih tinggi dari pada rata-rata tingkat kesehatan rumah tidak terkena program pemugaran. Di samping itu, penelitian ini juga membuktikan bahwa tingkat kesehatan rumah seseorang dipengaruhi oleh faktor sosial ekonominya juga dimana semakin tinggi tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, jumlah penghuni rumah dan tingkat partisipasi dari penghuni rumah maka semakin tinggi pula tingkat kesehatan rumah yang ditempati. Namun demikian, diantara faktor-faktor sosial ekonomi tersebut yang paling berpengaruh terhadap kesehatan rumah adalah tingkat pendapatan.
-
Kata Kunci : Kesehatan rumah,Pemugaran rumah,Karangmojo,Gunungkidul,DIY