Laporkan Masalah

Kajian kapasitas saluran drainase yang menuju sungai Gadjah Wong di kotamadya Yogyakarta

Tri Haryanto, Dr. Sudarmadji, M.Eng.Sc.

1993 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Pemekaran kota Yogyakarta ke arah Timur Laut ber-pengaruh terhadap kondisi hidrologi khususnya mengenai limpasan. Peningkatan volume limpasan dan perubahan bentuk hidrograf aliran merupakan akibat dari perkembangan kota. lintuk dapat menampung dan mengalirkan limpasan yang terja-di perlu adanya sistem jaringan drainase kota yang baik sehingga genangan banjir dapat diantisipasi. Penelitian dengan judul: "Kajian Kapasitas Saluran Drainase Yang Menuju Sungai Gadjah Wong Di Kotamadya Yogyakarta", mneliputi daerah Kotamadya Yogyakarta Bagian Timur dengan luas 11,702 km' atau sepertiga dari luas Kotamadya Yogyakarta yang luasnya 32,5 km'. Tujuan peneli-tian ini adalah: (1) menentukan debit limpasan renoana yang disebabkan hujan dengan periode ulang 2, 5, 10, dan 20 tahun, (2) mengkaji kondisi sistem drainase di daerah penelitian terhadap limpasan maksimum rencana. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah (1) data hidrometeorologi, (2) data parameter saluran drainase, (3) data karakteristik daerah pengaliran. Metode yang digunakan adalah: (1) metode rasional untuk menghi-tung debit limpasan renoana, (2) metode statistik untuk analisis ourah hujan, (3) metode slope area untuk menentu-kan kapasitas maksimum saluran, (4) metode inlet routing untuk menyu sun hidrograf aliran, (5) metode penampalan untuk menentukan volume dan lama genangan. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh basil: (1) Genangan yang terjadi di daerah penelitian disebabkan kapasitas saluran drainase tidak mampu menampung dan men-galirkan limpasan periode ulang kurang 2 tahun, daerah genangan secara topografi mikro berbentuk cekungan sehing-ga limpasan mudah terakumulasi, saluran masuk ke saluran drainase terseumbat sampah dan endapan tanah, adanya ben-dung air (weir) yang menghambat aliran, dan belum ada saluran drainase untuk menampung dan mengalirkan limpasan; (2) genangan banjir yang mengganggu kelancaran lalu lintas dan kegiatan penduduk terjadi di 8 lokasi, yaitu: di ruas Jalan Colombo, Jalan Timoho, Jalan Cendana, Jalan Kusuma Negara (2 tempat), Jalan Batikan, Jalan Janturan, dan di perempatan sebelah barat terminal Umbulharjo; (3) Kemam-puan saluran drainase di daerah penelitian untuk menampung dan mengalirkan limpasan dipengaruhi oleh keteraturan slope dan geometri saluran, pendangkalan oleh endapan, samnpah/kotoran dan rerumputan yang ada dalam saluran, serta bendung air (weir) dan kelurusan saluran.

-

Kata Kunci : Saluran Drainase,Kota Yogyakarta,DIY

  1. S1-1993-2790-Tri_Haryanto-abstract.PDF  
  2. S1-1993-2790-Tri_Haryanto-bibliography.PDF  
  3. S1-1993-2790-Tri_Haryanto-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1993-2790-Tri_Haryanto-title.PDF