Laporkan Masalah

Penguasaan lahan dan kemiskinan di desa irigasi dan non irigasi kecamatan Kretek kabupaten Bantul Yogyakarta

Mardiyana, Drs. Soewadi Mulyowiyono, S.U.; Dra. Kistini, S.U.

1995 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pendapatan rumah tangga, maupun sumbangan pendapatan dari usaha tani terhadap pendapatan total rumah tangga. ( 2) Hubungan luas penguasaan lahan pertanian dengan pendapatan rumah tangga dari usaha tani. (3) Kemiskinan dan jumlah rumah tangga yang termasuk katagori miskin di daerah penelitian. (4) Distribusi pendapatan di daerah penelitian. Metode penelitiannya menggunakan metode survei dan pemilihan daerah penelitian menggunakan metode "purposive sampling'. Daerah penelitian, desa Tirtohargo (non irigasi) dan desa Tirtomulyo (irigasi). Dusun Karang merupakan sampel untuk desa Tirtohargo dan dusun Palihan dan Blantik sebagai sampel Tirtomulyo, masing-masing dusun sampel diambil 50 rumah tangga dan respondennya adalah kepala keluarga pada 50 rumah tangga tersebut. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tabel frekuensi, tabel silang dan analisa statistik korelasi product moment dari Pearson (diolah dengan komputer menggunakan program microsta), indek gini, kurve lorenz dan indikator dari Bank Dunia. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa: usaha tani di dua desa penelitian merupakan sumber pendapatan yang utama, dimana sumbangan pendapatan dari usaha tani terhadap pendapatan total rumah tangga di desa non irigasi ada 86,6% dan di desa irigasi 58,03%. Sumbangan pendapatan dari luar usaha tani terhadap pendapatan total rumah tangga di desa irigasi ada 41,97% dan di desa non irigasi 13,40%, tetapi bila dilihat dari rerata pendapatan rumah tangga di desa non irigasi Rp 158,720 dan desa irigasi Rp 217,804. Kondisi tersebut berkaitan dengan penguasaan lahan pertanian, di desa non irigasi ada 73,5% rumah tangga responden menguasai lahan pertanian kurang dari 0,25 Ha dan di desa irigasi ada 58%. Luas penguasaan lahan pertanian memiliki hubungan yang signifikan dengan pendapatan dari usaha tani, pendapatan perkapita dan kemiskinan Rumah tangga miskin di desa non irigasi ada 32% (11 rumah tangga) dan di desa irigasi ada 22% (16 rumah tangga) dan menguasai lahan pertanian kurang dari 0,25 Ha, 78,7% pendapatan berasal dari usaha tani (untuk desa irigasi dan 83,3% (untuk desa non irigasi), serta rerata anggota keluarga untuk golongan miskin lebih besar dari pada golongan cukup dan lebih dari cukup. Rerata pendapatan per bulan kurang dari Rp 20.000 sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup minimum.

-

Kata Kunci : Penguasaan lahan,Irigasi,Bantul,Yogyakarta,DIY

  1. S1-1995-61170-Mardiyana-abstract.pdf  
  2. S1-1995-61170-Mardiyana-bibliography.pdf  
  3. S1-1995-61170-Mardiyana-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1995-61170-Mardiyana-title.pdf