Identifikasi, Prevalensi dan Intensitas Ektoparasit pada Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.) di Kabupaten Sleman
Judas Dewi Wulansari, Prof. Dr. Ir. Murwantoko, M.Si.
2025 | Skripsi | BUDIDAYA PERIKANAN
Ikan nila merah (Oreochromis sp.) merupakan komoditas air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Penyakit pada ikan menjadi salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh pembudidaya. Infeksi parasit dapat berdampak pada penurunan tingkat produksi dan kematian masal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui prevalensi serta intensitas ektoparasit yang menyerang ikan nila merah di Kabupaten Sleman. Pengambilan sampel ikan nila merah dilakukan secara acak sebanyak 30 ekor setiap lokasi. Identifikasi ektoparasit dilakukan secara morfologi. Hasil penelitian menunjukkan jenis ektoparasit yang menyerang ikan nila merah di Kabupaten Sleman adalah Dactylogyrus sp., Gyrodactylus sp., Trichodina sp., dan Transversotrema sp. Prevalensi dan intensitas ditentukan dengan perhitungan ektoparasit yang ditemukan pada setiap organ (insang, sirip dan kulit). Prevalensi ektoparasit tertinggi sebesar 100% ditemukan pada ikan nila merah di Kecamatan Turi dan Kecamatan Ngemplak, sedangkan prevalensi ektoparasit terendah sebesar 93,33% ditemukan pada ikan nila merah di Kecamatan Cangkringan. Intensitas ektoparasit tertinggi ditemukan pada ikan nila merah di Kecamatan Ngemplak sebanyak 45,46 individu/ekor, sedangkan intensitas ektoparasit terendah ditemukan pada ikan nila merah di Kecamatan Kalasan sebanyak 7,41 individu/ekor.
Red tilapia (Oreochromis sp.) is a freshwater commodity with high economic value. Fish disease is a common problem faced by fish farmers. Parasitic infections can lead to decreased production and mass mortality. This study aimed to identify and determine the prevalence and intensity of ectoparasites infecting red tilapia in Sleman Regency. Samples were collected based on the simple randomized method with 30 samples in each location. Ectoparasite identification was performed morphologically. The result showed that the ectoparasites infecting red tilapia in Sleman Regency were Dactylogyrus sp., Gyrodactylus sp., Trichodina sp., and Transversotrema sp. Prevalence and intensity were determined by counting the ectoparasites found on each organ (gills, fins, and skin). The highest ectoparasite prevalence, at 100% was found in red tilapia in Turi and Ngemplak Districts, while the lowest prevalence, at 93.33% was found in red tilapia in Cangkringan District. The highest ectoparasite intensity was found in red tilapia in Ngemplak District with 45.46 individuals per fish, while the lowest ectoparasite intensity was found in read tilapia in Kalasan District with 7.41 individuals per fish.
Kata Kunci : ektoparasit, ikan nila merah, intensitas, prevalensi