Laporkan Masalah

Penggunaan angkatan kerja penduduk perempuan di kecamatan Pleret

Maryati, Drs. Sudarsono K.M.

1982 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Pleret, dengan tujuan untuk mengetahui penggunaan angkatan kerja penduduk perempuan dan ciri-ciri angkatan kerja yang meliputi: umur, pendidikan, status perkawinan, penghasilan, mobilitas, ketrampilan dan jam bekerja. Di samping ciri-ciri angkatan kerja juga ingin mengetahui hubungan antara ciri diri dengan jenis pekerjaan . Penelitian menggunakan metode stratified sampling. Kecamatan Pleret dibagi menjadi dua wilayah berdasarkan penggunaan tanah, yaitu pertanian sawah irigasi dan pertanian sawah tadah hujan. Kalurahan Wonokromo mewakili pertanian sawah irigasi dan Kalurahan Segorotoso mewakili pertanian sawah tadah hujan. Responden adalah penduduk perempuan yang bekerja mendapat upah. Data yang dikumpul- kan meliputi data sekunder dan data primer. Analisa data secara tabulasi, baik tabulasi frekuensi atau tabulasi si lang dua variabel . Hasil penelitian menunjukkan, bahwa di Wonokromo ra ta-rata umur bekerja di pertanian 39 tahun, sedang di Segoroyoso 42 tahun. Angkatan kerja yang bekerja diluar bi- dang pertanian untuk kedua daerah tersebut sama, yakni 32 tahun. Sebagian besar angkatan kerja bekerja di luar bi- dang pertanian, yaitu bekerja pada kerajinan tangan berdagang. Tingkat pendidikan tidak berpengaruh pekerjaan yang dilakukan. Terbukti yang tidak pernah kolah dan yang pernah sekolah banyak yang bekerja di luar bidang pertanian. Di Wonokromo yang yang tidak pernah sekolah 54,7 %, dan yang pernah sekolah 88,0 %, bekerja di luar bidang pertanian. Di Segoroyoso tidak pernah sekolah 90,3 %, dan yang pernah sekolah seluruhnya bekerja di luar bidang pertanian. Rata-rata penghasilan setiap jenis pekerjaan di Wonokromo lebih rendah daripada di Segoroyoso. Dan yang melakukan mobilitas di Wonokromo 10,9 % sedang di Segoroyoso hampir 60 %. Di Wonokromo rata-rata jam bekerja di bidang pertanian lebih daripada di luar bidang pertanian, sedang di Segoroyoso nerupakan sebaliknya. Dengan demikian pekerjaan angkatan kerja penduduk perempu- an di Wonokromo dan di Segoroyoso tidak terpengaruh oleh umur, pendidikan, dan status perkawinan. Hal ini disebabkan oleh karena pekerjaan yang tersedia merupakan pekerjaan yang lama ada di kedua daerah tersebut. Namun terdapat perbedaan rata-rata penghasilan dan rata-rata jam bekerja yang dicurahkan.

-

Kata Kunci : Angkatan kerja Perempuan,Pleret,Bantul,DIY,Mobiltas Tenga Kerja,Ketrampilan Kerja,Jam Bekerja

  1. S1-1982-1878-Maryati-abstract.pdf  
  2. S1-1982-1878-Maryati-bibliography.pdf  
  3. S1-1982-1878-Maryati-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1982-1878-Maryati-title.pdf