Laporkan Masalah

Studi Komparatif Tourism Area Life Cycle (Talc) Destinasi Wisata Kota Padang Dan Kota Bukittinggi

ALTHA NURZAFIRA MELIN PISYAM, Ir. Agam Marsoyo, M.Sc. Ph.D

2025 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Pariwisata memiliki peran strategis dalam pembangunan wilayah dan kota karena berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, penyediaan lapangan kerja, serta peningkatan citra daerah. Kota Padang dan Kota Bukittinggi merupakan poros utama pariwisata di Sumatera Barat yang menunjukkan karakteristik perkembangan berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk menganalisis posisi siklus hidup pariwisata. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi siklus hidup pariwisata pada objek wisata di Kota Padang dan Kota Bukittinggi, serta (2) membandingkan siklus hidup destinasi pariwisata kedua kota dalam kerangka Tourism Area Life Cycle (TALC).

Penelitian ini menggunakan 14 objek wisata sebagai unit analisis, terdiri atas tujuh objek wisata di Kota Padang dan tujuh objek wisata di Kota Bukittinggi. Untuk mencapai tujuan pertama, digunakan pendekatan 5A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary, Awareness) dengan metode Hierarchical Cluster Analysis (HCA) guna menentukan posisi siklus hidup masing-masing objek wisata. Sedangkan untuk tujuan kedua, digunakan pendekatan 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary) dengan metode scoring untuk mengidentifikasi posisi siklus hidup destinasi pariwisata di kedua kota.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar objek wisata di Kota Bukittinggi berada pada tahap development hingga consolidation, sedangkan objek wisata di Kota Padang masih banyak berada pada tahap involvement dan development, dengan Pantai Padang yang telah memasuki tahap stagnation. Pada level destinasi, Kota Padang berada pada tahap consolidation berkat dukungan infrastruktur, aksesibilitas, serta perannya sebagai ibu kota provinsi dan gateway city. Sementara itu, destinasi Bukittinggi berada pada tahap development karena keterbatasan ruang kota dan daya dukung. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa Bukittinggi lebih maju pada level objek wisata, sedangkan Padang memiliki posisi strategis pada level destinasi untuk pengembangan jangka panjang.

 

Tourism plays a strategic role in regional and urban development as it contributes to local economic growth, provides employment opportunities, and enhances the city’s image. Padang City and Bukittinggi City serve as the main tourism axis in West Sumatra, each with different development characteristics. Therefore, this study aimed to analyze their tourism life cycle positions. The objectives of this research were (1) to identify the tourism life cycle of tourist attractions in Padang City and Bukittinggi City, and (2) to compare the tourism life cycle of both cities’ destinations within the framework of the Tourism Area Life Cycle (TALC).

This research analyzed 14 touris objects, consisting of seven in Padang City and seven in Bukittinggi City. To achieve the first objective, the 5A framework (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary, Awareness) was applied using the Hierarchical Cluster Analysis (HCA) method to determine the life cycle stage of each tourist attraction. For the second objective, the 4A framework (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary) was applied using the scoring method to identify the life cycle stage of tourism destinations in both cities.

The results showed that most tourist objects in Bukittinggi were at the development to consolidation stages, while many attractions in Padang remained at the involvement and development stages, with Padang Beach having reached the stagnation stage. At the destination level, Padang was at the consolidation stage due to infrastructure support, accessibility, and its role as the provincial capital and gateway city. In contrast, Bukittinggi as a destination was still at the development stage because of limited urban space and carrying capacity. Thus, this study concluded that Bukittinggi was more advanced at the object level, while Padang held a stronger position at the destination level for long-term tourism development.

 

Kata Kunci : Tourism Area Life Cycle ,Padang,Bukittinggi

  1. S2-2025-529695-abstract.pdf  
  2. S2-2025-529695-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-529695-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-529695-title.pdf