Laporkan Masalah

Peranan potensi sarana dan prasarana sosial dalam ekonomi dalam mendukung pengembangan wilayah perbatasan propinsi di Yogyakarta dan Jawa Tengah di kabupaten Gunung Kidul

Listiyah Miniarti, Drs. Su Ritohardoyo, M.A.; Drs. Risyanto, M.S.

1996 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Kegiatan identifikasi potensi di wilayah perbatasan perlu dilakukan untuk mendukung pengembangan wilayah perbatasan. Di Kabupaten Daerah Tingkat II Gunungkidul terdapat 18 desa perbatasan dalam enam kecamatan yang berbatasan dengan Jawa Tengah, dan masih perlu dilakukan kegiatan identifikasi potensi, kendala dan peluang pengembangannya. Untuk mengoptimalkan kegiatan pemanfaatan potensi wilayah perlu didukung sarana dan prasarana sosial dan ekonomi yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik potensi sumberdaya wilayah perbatasan yang dibedakan dalam kelompok desa tidak miskin dengan desa miskin, jumlah dan sebaran dari sarana prasarana, peran potensi sumberdaya dan potensi sarana dan prasarana dalam mendukung tingkat perkembangan desa-desa perbatasan, serta kebijaksanaan Pemerintah Daerah dalam pengembangan wilayah di perbatasan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitaif. Analisis kualitatif meliputi analisis Scallogram, rasio terhadap standart, pembobotan (weigthed), klasifikasi (classification), penilaian (scoring) dan penilaian kembali (rescoring) serta analisa normatif perencanaan. Analisis Kuantitatif meliputi standart deviasi, range, uji beda t, korelasi tata jenjang dari Spearman dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik desa miskin dan tidak miskin di perbatasan memiliki potensi sumberdaya yang sama pada potensi kelas rendah. Perbedaan potensi baru dapat terlihat apabila dicermati dari hasil identifikasi tiap aspek potensi. Karakteristik fisik berpengaruh pada potensi desa dan tingkat daya layan. Pada tiap desa terjadi perbedaan ketersediaan sarana dan prasarana sosial, ekonomi, dan infrastruktur sesuai potensinya. Tinggi rendahnya potensi sumberdaya wilayah berpengaruh pada tingkat daya layan. Sarana dan prasarana yang memiliki tingkat daya layan rendah adalah sarana perdagangan. Potensi sumberdaya wilayah berperan besar dalam perkembangan wilayah. Secara umum jumlah, ketersediaan dan daya layan sarana prasarana dan infrastruktur telah mencukupi. Untuk meningkatkan peran potensi sarana dan prasarana di perbatasan, wilayah prioritas pengembangan adalah desa-desa yang berada pada kelas potensi rendah. Salah satu usaha untuk pengembangan desa-desa di sepanjang perbatasan adalah dengan meningkatkan koordinasi antar pemerintah daerah yang berbatasan untuk mengurangi terjadinya konflik kepentingan dan benturan kebijaksanaan. Kerjasama antar kedua wilayah yang berbatasan dapat berupa keterpadauan kebijaksanaan program dan proyek bersama.

-

Kata Kunci : Prasarana sosial ekonomi;Pengembangan wilayah,Gunungkidul,DIY

  1. S1-1996-03440-Listiyah_Miniarti-abstract.PDF  
  2. S1-1996-03440-Listiyah_Miniarti-bibliography.PDF  
  3. S1-1996-03440-Listiyah_Miniarti-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1996-03440-Listiyah_Miniarti-title.PDF