Laporkan Masalah

Persepsi Wisatawan Terhadap Komponen Atraksi Warisan Budaya Di Alun-Alun Selatan Yogyakarta

NURFITRI ANDANI, Dr. Tular Sudarmadi, M.A.

2025 | Skripsi | PARIWISATA

Alun-Alun Selatan Yogyakarta merupakan salah satu properti Keraton Yogyakarta yang memiliki status sebagai warisan budaya. Seiring berjalannya waktu, kawasan ini mengalami perubahan fungsi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi wisatawan terhadap komponen atraksi warisan budaya di Alun-Alun Selatan, sekaligus mengetahui sejauh mana pemahaman wisatawan mengenai kawasan ini sebagai bagian dari warisan budaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menyebar kuesioner kepada 100 wisatawan, dan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum wisatawan memberikan penilaian positif terhadap komponen atraksi warisan budaya yang ada di Alun-Alun Selatan Yogyakarta. Responden dalam penelitian ini didominasi oleh perempuan berusia muda, sebagian besar berasal dari Jawa Tengah, memiliki latar belakang pendidikan Diploma/Sarjana, dengan profesi sebagai pegawai/karyawan, serta pendapatan bulanan berada pada rentang Rp1.000.000 - Rp3.000.000. Dari 5 komponen atraksi warisan budaya yang dianalisis, komponen warisan budaya benda memperoleh penilaian tertinggi dengan rata-rata skor 3.55 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan warisan budaya di Alun-Alun Selatan Yogyakarta masih diapresiasi dengan baik.

Alun-Alun Selatan Yogyakarta is one of the properties of the Yogyakarta Palace that holds the status of cultural heritage. Over time, this area has undergone a significant shift in function. This study aims to explore tourists’ perceptions of the cultural heritage attraction components in Alun-Alun Selatan, as well as to examine their understanding of the site as part of cultural heritage. This research is a quantitative research conducted by distributing questionnaires to 100 tourists, and the data were analyzed using descriptive statistics. The findings reveal that, in general, tourists gave positive evaluations of the cultural heritage attraction components in Alun-Alun Selatan Yogyakarta. The respondents were predominantly young female visitors, most of whom came from Central Java, held a Diploma or Bachelor’s degree, worked as employees, and had a monthly income ranging from IDR 1,000,000 to IDR 3,000,000. Among the five cultural heritage attraction components analyzed, the tangible heritage component received the highest score with an average of 3.55, which falls into the very good category. These results indicate that the existence of cultural heritage in Alun-Alun Selatan Yogyakarta is still highly appreciated by tourists.

Kata Kunci : Alun-Alun Selatan Yogyakarta, persepsi wisatawan, warisan budaya, komponen atraksi warisan budaya

  1. S1-2025-446312-abstract.pdf  
  2. S1-2025-446312-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-446312-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-446312-title.pdf