Profil pedagang kaki lima di kota Muntilan kecamatan Muntilan kabupaten Magelang
Muchlis, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.
2000 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANSelama ini jumlah penduduk terus meningkat, yang berarti makin bertambahnya jumlah tenaga kerja yang ingin memasuki pasar kerja. Namun pertambahannya tidak diimbangi dengan perluasan kesempatanan kerja. Meskipun terdapat kesempatan kerja, tetapi sangat terbatas terutama pada sektor formal. Oleh sebab itu kemudian mereka tetap bekerja dengan berusaha sendiri di sektor informal sebagai pedagang kaki lima, karena sektor ini sangat fleksibel dalam menampung tenaga kerja, selain itu pada level rumah tangga dipandang dapat memberikan harapan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui curahan jam kerja sehubugan dengan ciri-ciri demografi dan sosial ekonomi pedagang kaki lima yang tersebar pada tiga lokasi di Kota Muntilan, dengan menitikberatkan pada pelaku pemilik usaha dagang kaki lima dan beberapa variabel yang berkaitan dengan pendapatan pedagang kaki lima. Karena banyaknya jenis usaha yang ada, maka untuk menghemat waktu dan beaya penelitian ini dibatasi pada usaha makanan dan non makanan dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 121 dari 175 pedagang lima yang ada. Pengambilan sampel dilakukan secara acak., sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara mendalam sesuai jenis usaha yang dijalani serta menggunakan data sekunder yang berkaitan dengan keberadaan pedagang kaki lima di Kota Muntilan. Kemudian data yang diperoleh diolah dengan menggunakan tabel frekuensi, tabulasi silang dan dengan test statistik Kai Kuadrat serta Pearson Product Moment. Untuk memperkuat hasil penelitian, maka digunakan analisis statistik Kai Kuadrat (x2) untuk menguji ada tidaknya perbedaan pendapatan menurut lokasi dan waktu usaha pedagang kaki lima pada siang dan malam hari. Sementara Test Korelasi Product Moment untuk menguji faktor jenis usaha, besar modal usaha yang digunakan, curahan jam kerja, serta masa kerja yang telah dijalani pengaruhnya terhadap tingkat pendapatan yang diperoleh pedagang kaki lima. Pelaku usaha dagang kaki lima sebagian besar berasal dari daerah sekitar Kecamatan Muntilan dari berbagai lapisan ekonomi dan tingkat pendidikan. Mereka kebanyakan berusia produktif dan berstatus kawin serta didominasi oleh pedagang berjenis kelamin laki-laki dengan rata-rata masa kerja sebagai pedagang kaki lima di Kota Muntilan selama 10,8 tahun Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap besarnya curahan jam kerja pedagang kaki lima, diantaranya ialah, jenis dagangan yang diusahakan, jenis kelamin pedagang, status kawin pedagang, daerah asal pedagang. lokasi usaha, dan status kepemilikan usaha dagang. Sedangkan yang berpengaruh terhadap besarnya pendapatan adalah jenis dagangan, besar modal usaha yang dimanfaatkan, curahan jam kerja per minggu serta masa kerja yang telah dijalani oleh pedagang kaki lima. Usaha pedagang kaki lima yang dijalani selami ini merupakan pekerjaan utama, karena telah merasa cocok dan mapan dengan usahanya sehingga sebagian besar waktunya digunakan hanya untuk bekerja sebagai pedagang. Selain itu, karena pendapatan dari usahanya telah dapat untuk mencukupi kebutuhan ekonomi rumah tangga, meskipun masih terbatas pada kebutuhan pangan dan sandang. Namun setidaknya usahnya telah dapat untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan rumah tangga. Oleh sebab itu, mereka tetap ingin bertahan sebagai pedagang kaki lima di Kota Muntilan
-
Kata Kunci : Pedagang kakilima,Muntilan,Magelang,Jawa Tengah