Laporkan Masalah

KORELASI LETAK DAN ADAPTASI TERHADAP IKLIM TROPIS: STUDI KASUS BANGUNAN SUDUT RUMAH BANJARSARI DI VILLAPARK SURAKARTA

Alifah Hanin Salsabila, Sektiadi, S. S., M. Hum.

2025 | Skripsi | ARKEOLOGI

Posisi bangunan dan kondisi iklim setempat merupakan hal yang turut memengaruhi penggunaan elemen arsitektural pada sebuah bangunan sebagai wujud adaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk arsitektur pada Rumah Banjarsari yang merepresentasikan karakteristik sebagai bangunan sudut dan bangunan tropis. Penelitian juga dilakukan untuk mencari kaitan antara posisi bangunan yang terletak di sudut dengan kondisi iklim tropis terhadap penggunaan elemen-elemen arsitektural tersebut yang berkontribusi terhadap visual bangunan.

Teori yang digunakan untuk analisis adalah teori bangunan sudut Djefry W. Dana, teori bangunan rumah sudut Maharani Qadarsih, serta teori arsitektur tropis Heinz Frick. Teori tersebut digunakan untuk menentukan elemen-elemen yang menunjukkan karakteristik sebagai bangunan sudut dan bangunan tropis yang kemudian ditinjau kaitannya apabila ada elemen yang muncul dalam dua karakter tersebut. Metode kajian yang dilakukan adalah analisis deskriptif dan analisis kontekstual untuk menguraikan tiap data.

Hasil penelitian menemukan bahwa elemen-elemen arsitektural yang digunakan pada Rumah Banjarsari menunjukkan bangunan Indis yang memenuhi dua karakteristik tersebut karena dipengaruhi oleh letak di sudut sebagai bangunan sudut sekaligus dipengaruhi oleh iklim tropis sebagai bangunan tropis. Terdapat elemen arsitektural yang berfungsi tunggal maupun ganda sebagai penanda kedua karakteristik sekaligus. Percampuran kedua karakteristik tersebut menghasilkan visual Rumah Banjarsari yang unik dari bangunan lain karena menunjukkan bangunan Indis yang mendapat pengaruh letak sudut serta iklim tropis.


The position of a building and local climatic conditions are factors that influence the use of architectural elements in a building as a form of adaptation. This study aims to reveal the architectural forms of the Rumah Banjarsari that represent the characteristics of a corner building and a tropical building. The study also seeks to find the correlation between the location of buildings on corners and tropical climatic conditions on the use of these architectural elements that contribute to the visual appearance of buildings.

The theories used for analysis are Djefry W. Dana's corner building theory, Maharani Qadarsih's corner house theory, and Heinz Frick's tropical architecture theory. These theories were used to determine the elements that characterize corner buildings and tropical buildings, which were then reviewed in relation to each other if any elements appeared in both characteristics. The research methods used were descriptive analysis and contextual analysis to describe each piece of data.

The results of the study found that the architectural elements used in the Rumah Banjarsari indicate an Indis building that meets these two characteristics because it is influenced by its location on a corner as a corner building and is also influenced by the tropical climate as a tropical building. There are architectural elements that serve a single or dual function as markers of both characteristics. The combination of these two characteristics results in the unique visual appearance of the Rumah Banjarsari compared to other buildings, as it displays an Indis building that is influenced by its corner location and the tropical climate.

Kata Kunci : bangunan Indis, bangunan sudut, iklim tropis, visual

  1. S1-2025-473521-abstract.pdf  
  2. S1-2025-473521-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-473521-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-473521-title.pdf