Studi dinamika musiman kualitas air daerah perairan Teluk Jakarta tahun 1996-1997
Joko Widodo, Drs. S. Sutanto B.R., M.S.
1998 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini dilakukan di perairan Teluk Jakarta dimaksudkan untuk mengetahui dinamika musiman kualitas air yang ada di perairan Teluk Jakarta schubungan dengan pengembangan pengetahuan oscanografi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji dan menganalisis dinamika musiman kualitas air di laut di perairan Teluk Jakarta sekaligus mengkaji persebaran parameter fisik air laut yang ada yaitu suhu, salinitas, kecerahan, BOD, nitrat, dan suspended solid. Data penelitian berupa data-data sekunder yang berasal dari Kantor Pengkajian Perkotaan dan Lingkungan Perda DKI Jaya. Metode penelitian dilakukan dengan cara memetakan sebaran parameter kualitas air yang ada agar dapat dilihat pola-pola persebarannya, dengan memanfaatkan perangkat lunak Are Info 7.0.4. for Unix, disamping itu dibuat pula grafik-grafik kecenderungan dari parameter-parameter tersebut. Analisis penelitian dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan grafik dan peta hasil pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika musiman kualitas air di daerah penelitian karena rendahnya nilai kecerahan. Nilai kecerahan yang rendah di daerah dekat pantai menyebabkan kualitas air di daerah tersebut sudah tidak sesuai dengan baku mutu. Karena sebaran nilai kecerahan yang berubah-ubah setiap musimnya, maka menyebabkan perubahan pula terhadap area yang berada di luar baku mutu maupun terhadap area yang termasuk ke dalam baku mutu yang diinginkan (baku mutu A) dan diperbolehkan (baku mutu B). Sungai berperanan terhadap dinamika sebaran kecerahan meskipun tidak secara langsung. Dari hasil penelitian terhadap sebaran parameter fisik air laut di perairan Teluk Jakarta, suhu memperlihatkan kecenderungan dari darat ke laut semakin rendah kecuali pada musim hujan karena di daerah pantai mendapat masukan air tawar dari sungai. Disamping itu suhu di dasar tampak lebih rendah, kecuali pada musim barat karena pada permukaan perairan banyak terpengaruh oleh air hujan dan pendinginan oleh angin. Salinitas menunjukkan kecenderungan yang rendah semakin ke darat dan di lapisan dasar salinitas lebih tinggi dibanding lapisan permukaan kecuali musim barat. Sebaran nitrat semakin ke darat semakin tinggi, hal ini berkaitan dengan sebaran BOD yang semakin tinggi. Sedangkan rendahnya nilai kecerahan di daerah perairan Teluk Jakarta tidak hanya disebabkan oleh tingginya nilai suspended solid, tetapi banyak faktor yang menentukan diantaranya pencemaran minyak dan limbah kapal dari pelabuhan dan akumulasi phytoplankton.
-
Kata Kunci : Kualitas air,DKI Jakarta