Laporkan Masalah

Hubungan faktor-faktor klimatologis dengan fenomena demam berdara dengue (DBD) di sebagian daerah aliran sungai Ngijo

Arif Irsyam, Emilya Nurjani, S.Si., M.Si.

2009 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilakukan di sebagian DAS Ngijo Kecamatan Piyungan yang bertujuan untuk mengetahui fenomena demam berdarah, mengetahui faktor-faktor klimatologis (kecepatan angin, kelembaban udara, tekanan udara, suhu udara, dan curah hujan) daerah penelitian dan mengetahui hubungan faktor-faktor klimatologis dengan fenomena Demam Berdarah Dengue (BDB) pada daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis kecenderungan dan analisis statistik. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan apakah kondisi faktor-faktor klimatologis disekitar rumah penderita memenuhi persyaratan untuk dapat menjadi tempat yang potensial bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti. Analisis kecenderungan digunakan untuk mengetahui kecenderungan dari masing-masing variabel. Analisis statistik digunakan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor klimatologis dengan fenomena Demam Berdarah Dengue (BDB) pada daerah penelitian. Dari hasil kajian dapat disimpulkan bahwa 1) Kasus Demam Berdarah terjadi secara musiman yaitu meningkat pada saat akhir musim penghujan dan menurun pada saat akhir musim kemarau. 2) Kondisi iklim daerah penelitian mendukung dalam aktifitas nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit Demam Berdarah. 3) Faktor-faktor klimatologis tidak secara langsung memiliki hubungan dengan banyaknya jumlah penderita Demam Berdarah di Kecamatan Piyungan akan tetapi memiliki hubungan dengan banyaknya jumlah jentik nyamuk Aedes aegypti. Variabel yang memiliki hubungan adalah tekanan udara untuk arah hubungan yang positif dan kelembaban udara, kecepatan angin dan curah hujan untuk arah hubungan yang negatif.

This research is done in this part of watershed Ngijo of District Piyungan with aim to know the dengue phenomenon, knowing factors climatologis (speed wind, air humidity, air pressure, air temperature, and rainfall) research area and know the relation of factors climatologis with dengue phenomenon at research area. Method used by descriptive analysis, tendency analysis and statistical analysis. Descriptive analysis to depict whether condition of factors climatologis of around patient house fulfill the conditions to be able to become the potential place to propagation of mosquito of Aedes aegypti. Analyse the tendency used to know the tendency from each variable. Statistical analysis to know the relation of factors climatologis with dengue phenomenon at research area. From inferential study result that 1) Dengue Case happened seasonally that is mounting at the time of final of rain season and downhill at the time of final of dry season 2) Condition of climate of research area support in activitys of mosquito of Aedes aegypti as vektor of dengue disease 3) Factors climatologis not directly have the relation with many of dengue patient in District Piyungan, however owning relation with many of wiggler of Aedes aegypti. Variable owning relation is air pressure to instruct the relation which are positive and air humudity, speed wind and rainfall to instruct the negative relation

Kata Kunci : Faktor-faktor klimatologis, Demam Berdarah, Jentik Nyamuk,Factors climatologis, Dengue, Wiggler

  1. S1-2009-187105-Abstract.pdf  
  2. S1-2009-187105-Bibliography.pdf  
  3. S1-2009-187105-TableofContent.pdf  
  4. S1-2009-187105-Title.pdf