Laporkan Masalah

Penyusunan tipologi pencapaian & keberlanjutan pembangunan kabupaten/kota diprovinsi Jawa Tengah & propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Anjar Dwi Krisnanta, Dr. Djarot Sadharto Widyatmoko, M.Sc.

2009 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Otonomi daerah telah memberi kewenangan pada daerah untuk melakukan pembangunan secara mandiri. Namun setiap daerah tentunya tidak memiliki potensi yang sama sehingga kemajuan yang didapatkan juga berbeda-beda yang mengarah pada ketidakseimbangan pembangunan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji variasi keruangan pembangunan yang telah dicapai daerah penelitian, membuat tipologi yang dicapai berdasar konsep pembangunan berkelanjutan serta memberi arahan bagi pelaku pembangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode history dengan referensi data sampai dengan tahun 2006 yang berasal dari survei instansional. Unit analisis yang digunakan adalah tingkat kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi D.I. Yogyakarta. Variasi keruangan pembangunan didaerah penelitian dari sisi ekonomi yang tinggi didominasi oleh pekotaan serta sebagian kecil kabupaten antara lain Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Kudus yang bergerak disektor industri. Kualitas sosial yang baik perkotaan seimbang sesuai dengan pencapaian ekonominya, namun kondisi lingkunganya terabaikan akibat pembangunan. Secara kondisi fisiografis bagian tengah pembangunan yang dicapai lebih baik terutama di kabupaten yang ada dibagian timur antara lain Kab. Sukoharjo, Kab. Karanganyar dan Kab. Klaten. Kondisi fisiografis bagian selatan berupa dataran karst dan utara berupa daerah pesisir lebih dari 60% daerahnya mengalami ketidakseimbangan pembangunan. Tipologi pembangunan dapat dibedakan menjadi 5 macam yaitu very sustainable, moderate sustainable, sustainable, moderate unsustainable dan very unsustainable. Daerah penelitian terdapat 27,5% kabupaten/kota yang memiliki keberlanjutan pembangunan yang baik dan 62,5% merupakan daerah yang rendah keberlanjutannya. Arahan kebijakan mengenai pengembangan akses terhadap daerah pinggiran serta pengembangan potensi agibisnis dan agroindustri menjadi solusi dari pencapaian pembangunan di sebagian daerah.

The regional autonomy gave the authority for the province to execute the development independently. But of course each region doesn't have the same potency so that the development achieved is different which purpose to the imbalance of development. The purpose of this research is to inspect the spatial variation of the development achieved by the region on research, and to make the typology achieved based on the sustainable development concept and also to give the direction to the people and government. The method used in this research is historical methode with secondary data analyze from the institutional survey. The analyze unit used is on the level regency/city in Central Java Province and Yogyakarta Province. The spatial variations in the region on research from the side of economy are dominated by the cities with two regencies as Cilacap and Kudus, both leading the economic sector with industry. Beside of a balance and high social achieved, spatial variation from the side of a good environment condition not achieved in cities. The achievement development by physical landform, in the middle of object have a good achievement for example Sukoharjo, Klaten, Boyolali, and Karanganyar regency. In the south and north approximately 60% of region have a imbalance development. The t development typology based on the inspection can be distinguished on 5 classifications namely very sustainable, moderate sustainable, sustainable, moderate unsustainable and very unsustainable. From the inspection result could be concluded that the development balance executed recently is not well spread, more than 62,5% have a low sustainable development and 27,5% relative in good conditions. Direction policy in access development of hinterland area and agroindustry make a solution for solving development problems in any region.

Kata Kunci : pencapaian pembangunan, keberlanjutan, tipologi Pembangunan,achievement development, sustainability, development typology

  1. S1-2009-175612-Abstract.pdf  
  2. S1-2009-175612-Bibliography.pdf  
  3. S1-2009-175612-TableofContent.pdf  
  4. S1-2009-175612-Title.pdf