Laporkan Masalah

Kajian kualitas lingkungan permukiman Kota di Kelurahan Kiduldalem dan Bandulan Kota Malang

Alfan Akbar Yusuf, Prof.Dr. H. Totok Gunawan, M.S.

2005 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

INTISARI Kelurahan Kiduldalem berada di pusat kota yang memiliki berbagai aktivitas ekonomi, perdagangan, perkantoran dan pendidikan. Kelurahan Bandulan merupakan daerah pinggiran kota yang mengalami pergeseran fungsi lahan dari pertanian menjadi industri dan permukiman. Tujuan penelitian ini adalah 1) menentukan agihan satuan lahan permukiman berdasarkan kepadatan dan keteraturan bangunan; 2) menentukan faktor-faktor lingkungan permukiman yang mempengaruhi kualitas lingkungan permukiman; dan 3) mengkaji agihan kualitas lingkungan permukiman berdasarkan variabel penentu kualitas lingkungan permukiman. Kepadatan dan keteraturan bangunan dalam penelitian ini sebagai dasar dalam menentukan satuan lahan permukiman untuk mengetahui kualitas lingkungan permukiman. Peta tentatif satuan lahan permukiman berdasarkan kepadatan dan keteraturan bangunan diperoleh dari hasil interpretasi citra IKONOS skala 1:5.000, tahun pemotretan 2004, liputan pemotretan kota Malang. Faktor-faktor lingkungan permukiman yang mempengaruhi kualitas lingkungan permukiman dikaji dari satuan lahan permukiman tersebut. Data yang digunakan adalah variabel kualitas lingkungan permukiman merujuk Ditjen Cipta Karya (1980) dengan modifikasi sesuai daerah penelitian. Uraian secara deskriptif menjelaskan agihan satuan lahan permukiman berdasarkan kepadatan dan keteraturan bangunan, faktor-faktor lingkungan permukiman, dan agihan kualitas lingkungan permukiman. Hasil penelitian menunjukan agihan lingkungan permukiman berdasarkan kepadatan dan keteraturan bangunan di Kelurahan Kiduldalem dominasi terbesar adalah bangunan dengan kepadatan rapat tidak teratur (28%), dan yang terkecil adalah bangunan dengan kepadatan sedang teratur dan kepadatan sedang tidak teratur (7%). Pada Kelurahan Bandulan dominasi terbesar adalah bangunan dengan kepadatan sedang agak teratur (27%), sedangkan yang terkecil, bangunan dengan kepadatan sedang tidak teratur (10%). Satuan lahan permukiman kepadatan rapat tidak teratur cenderung memiliki kualitas lingkungan permukiman jelek, sedangkan satuan lahan permukiman kepadatan jarang teratur memiliki kualitas lingkungan permukiman baik. Hal tersebut membuktikan bahwa faktor kepadatan dan keteraturan bangunan berpengaruh terhadap kualitas lingkungan permukiman. Agihan kualitas lingkungan permukiman menunjukan bahwa sebesar lebih dari 30% di Kelurahan Kiduldalem mempunyai kualitas lingkungan permukiman jelek, sedangkan di Kelurahan Bandulan mempunyai kecenderungan ke arah kualitas lingkungan permukiman jelek, sebesar 18%. Kata Kunci: Kualitas lingkungan, Permukiman kota, Satuan Lahan Permukiman

ABSTRACT Kiduldalem sub subdistrict is located at the centre of town Malang which has various economic activities, trade and education. Bandulan sub subdistrict as it located at urban frange has use land function from agriculture land to industrial and settlement area. The research objectives are 1) to determine the distribution of settlement land units based on the density and irregularely of buildings; 2) to determine the settlement environmental factors that influence the settlement environmental quality; and 3) to study distribution of settlement environmental quality based on determinant variable of settlement environmental quality. This research applied the density and building regularity as the base in determining land unit settlement and to describe the settlement environmental quality. The settlement land unit tentative map of pursuant to density and building regularity was acquired from IKONOS image interpretation on scale 1:5,000, hed in 2004, covering Malang city areas. Environmental factors influencing settlement environmental quality were studied from settlement land units. Data used in the analysis were settlement environmental quality variables (14 parameters) which were compiled by referring from Ditjen Cipta Karya (1980) with modification. Description about settlement environmental quality explained the distribution of land unit settlement based on density and building regularities, settlement environmental factors, and settlement environmental quality. The result of the research shows that distribution of settlement environmental pursuant to density and building regularities in Kiduldalem sub subdistrict which is in domination of irregular close density (28%), regular medium density and irregular medium density (7%). Domination at Bandulan sub subdistrict is building with rather regular medium density (27%), and building with smallest irregular medium density (10%). Irregular density close settlement owned mostly bad environmental quality settlement, while in regular moderate density settlement was found good environmental settlement quality. The mentioned evidences proved that the density and building regularity factors have an real effect to settlement environmental quality. More than 30% settlement environmental quality distribution in Kiduldalem sub subdistrict have a bad settlement environmental quality, while in Bandulan sub subdistrict, it has the similar phenomena with covering 18%. Key Words: Enviromental quality, Urban settlement, Settlement land unit

Kata Kunci : Kualitas lingkungan, Permukiman kota, Satuan Lahan Permukiman

  1. S2-2005-20139-Abstract.pdf  
  2. S2-2005-20139-Bibliography.pdf  
  3. S2-2005-20139-TableofContent.pdf  
  4. S2-2005-20139-Title.pdf