Persepsi dan peranserta masyarakat peladang terhadap perlindungan dan pelestarian Taman Nasional Betung Kerihun di Kabupaten Kapuas Hulu Propinsi Kalimantan Barat
Agustinus Stormandi, Prof.Drs. Kasto, M.A.
2005 | Tesis | S2 Pengelolaan LingkunganINTISARI Taman Nasional merupakan salah satu bentuk pengelolaan kawasan konservasi yang mempunyai fungsi paling lengkap, yang meliputi fungsi perlindungan dan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman hayati dan ekosistemnya, dan pemanfaatan secara lestari sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya, kerenanya pengelolaannya dengan sistem zonasi, keberadaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan taman menjadi bagian dalam sistem pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat peladang di sekitar kawasan Taman Nasional Betung Karihun terhadap upaya perlindungan dan pelestarian keanekaragaman sumberdaya alam di dalam kawasan taman, dengan memperhatikan tingkat pendidikan dan pendapatan. Selain itu juga bertujuan mengetahui peranserta masyarakat peladang dalam perlindungan dan pelestarian sumberdaya alam melalui ketentuan adat-istiadatnya didalam pengelolaan hutan. Data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data skunder dan data primer dengan menggunakan penelitian dokumentasi, kuesioner, wawancara dan observasi sebagai alat pengumpulan data, dengan melibatkan 74 orang responden sebagai sumber data utama. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tabel frekuensi. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperloleh bahwa persepsi masyarakat peladang terhadap perlindungan dan pelestarian Taman Nasional Betung Kerihun adalah baik sebanyak 63,5%, sedangkan peransertanya dalam perlindungan dan pelestarian sumberdaya alam melalui ketentuan adat-istiadatnya didalam pengelolaan hutan masih perlu mendapat perhatian, sebanyak 21,6% buruk, terutama terhadap ketentuan adat tebang banjir agar pemerintah daerah dapat merespon secara positif. Persepsi masyarakat peladang yang baik sangat bermanfaat bagi upaya perlindungan dan pelestarian Taman Nasional Betung Kerihun, karena masyarakat peladang yang ada di sekitar kawasan merupakan ujung tombak dalam mensukseskan program taman tersebut. Peranserta masyarakat peladang berupa ketentuan adat-istiadat dalam pengelolaan hutan perlu mendapat perhatian, artinya bahwa ketentuan adat-istiadat tersebut ada dan masih berfungsi sampai saat ini, namun demikian ada juga yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, walaupun demikian masyarakat peladang secara tradisional telah berusaha melakukan perlindungan dan pelestarian sumberdaya alam yang ada di sekitarnya, peranserta mendukung sebanyak 78,4%. Bagi masyarakat peladang di sekitar kawasan Taman Nasional Betung Kerihun keberlanjutan kehidupan mereka sangat tergantung akan ketersediaan sumberdaya alam, dengan demikian keberlanjutan sumberdaya alam berarti keberlanjutan kehidupan mereka, oleh sebab itu harus dijaga. Kata kunci: Persepsi, Peranserta, Masyarakat Peladang.
ABSTRACT National Park is one of conservation area management pattern that has the most complete functions, includes function of life support conservation system and, preservation of biological diversity and its ecosystem, and use of biological resources and its ecosystem eternally, therefore its management with zonation system, the exist of community inside and around national park becomes part of its management system. This research aims to examine the perception of farmer community around National Park Betung Kerihun on the attempts of conservation and preservation of natural resources diversity in park, considering education and income level. It also aims to examine the participation of farmer community on natural resources conservation and preservation through its custom in forest management. Data was required in this research includes secondary and primary data using documentation, questionnaire, interview and observation as data collecting tools, involved 74 respondents as the main data source. Data analysis was conducted. The results which can the obtained that the perception of farmer community on conservation and preservation of National Park Betung Kerihun is good amounting to 63,5%, whereas its participation on natural resources conservation and preservation through its custom in forest management still needs attention amounting to 21,6% bad, mainly on custom tebang banjir in order that regional government can give positively response. A good perception of farmer community helps the attempts of conservation and preservation of National Park Betung Kerihun, because farmer community around that area is the main factor in successing the park programs. The participation of farmer community that is custom in forest management needs attention, it means that the custom still exists and function today, but there are, despite farmer community traditionally had tried to conduct natural resources conservation and preservation around, the partipation support amounting to 78,4%. For farmer community around National Park Betung Kerihun, the continuity of their life highly depends on natural resources supply, thus the continuity of natural resources means the continuity of their life, therefore it has to be maintained. Keywords: Perception, participation, farmer community
Kata Kunci : Persepsi, Peranserta, Masyarakat Peladang