Pemanfaatan urine ternak sapi perah untuk pembuatan pupuk organik cair di dusun Ngandong desa Girikerto kecamatan Turi kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Akhmad Trisasongko Adi Putranto, Prof. Dr. Sudarmadji, M.Eng.Sc.
2003 | Tesis | S2 Ilmu LingkunganINTISARI Pupuk organik mempunyai efek jangka panjang yang baik bagi tanah, yaitu dapat memperbaiki struktur kandungan organik tanah dan selain itu juga menghasilkan produk pertanian yang aman bagi kesehatan. Oleh karena itu sekarang ini penggunaan pupuk organik digalakkan pemakaiannya di kalangan petani. Pupuk organik ada dua macam, yaitu pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Salah satu bahan dasar pembuat pupuk organik cair adalah urine sapi perah. Kelemahan pupuk organik cair dari urine sapi perah adalah kurangnya kandungan unsur hara yang dimiliki. Oleh karena itulah penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mencari komposisi campuran yang dapat memberikan peningkatan kandungan unsur hara dalam pupuk organik cair, khususnya peningkatan kandungan N, P, K. Dalam penelitian ini dilakukan percobaan peningkatan kandungan unsur N, P, K dengan bahan campuran sebagai berikut: 1. Penyumbang Unsur N (Nitrogen): Urine sapi perah, Feses sapi perah, kotoran kambing, dan kotoran ayam. 2. Penyumbang Unsur P (Phospor): Kotoran kelelawar (Guano Phospat) 3. Penyumbang unsur K (Kalium): Abu sekam padi dan pisang klutuk 4. Penyumbang Total Koloni Bakteri: Bakteri rumen sapi, trasi dan susu sapi Percobaan dilakukan secara serentak dengan menggunakan 20 macam model percobaan yang merupakan kombinasi dari bahan-bahan di atas. Untuk menganalisis hasil penelitian digunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis kuantitatif. Metode analisis deskriptif adalah metode yang menguraikan hasil penelitian dengan menggambarkan hasil penelitian menggunakan tabel, grafik dan analisa tabel dan grafik tersebut secara langsung. Metode analisis kuantitatif adalah metode yang menggunakan alat analisis statistik. Dalam hal ini alat analisis yang digunakan adalah uji t. Hasil dari percobaan yang dilakukan menunjukkan bahwa ada perubahan yang terjadi pada kandungan unsur N, P, K dalam pupuk organik cair. Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antar hasil analisis laboratorium dengan hasil perhitungan teoritis. Kata kunci : urine sapi + feses ayam + guano phosphat abu sekam padi + rumen, pupuk organik cair.
ABSTRACT Organic manure have the long-range effect that can repair the organic structure of the land and also produce healthy farming product for health. That's the reason why organic manure is suggested to use by the farmer. There aro two kinds of organic manure, that are solid organic manure and liquid organic manure. One of elementary substance of organic liquid manure maker is dairy cattle urine. Organic liquid manure weakness from urine of dairy cattle is the lack of content of organic element owned. Along of that's this research is conducted as a mean to look for the mixture composition which can give the increase of content of organic element in organic liquid manure, especially the content of N, P, K and Total of Bacterium Colony (TKB). This research is done to increase the content of element N, P, K and TKB with the the following mixture substance: 1. Contributor of element N (Nitrogen) dairy cattle urine, dairy cattle feces, goat feces, and chicken feces. 2. Contributor of Element P (Phospor): Bat feces (Guano Phospat). 3. Contributor of Element K (Kalium): Dusty of the paddy and banana klutuk. 4. Total Contributor of Bacterium Colony: Rumen, trasi and milk. This research is conducted by using 20 kinds of model representing combination from above substance. To analyse the result of the research is used descriptive analysis method and quantitative analysis method. Descriptive analysis method is method elaborating result of research by depicting result of research use the tables, graph and analyse of the the graph and tables directly. In this research descriptive analysis is used to analyse the result of attempt conducted and its reality difference descriptively. Quantitative analysis method is the method which using statistical analyzer. In this case statistical analyzer used is the t test. Hasil dari percobaan yang dilakukan menunjukkan bahwa ada perubahan yang terjadi pada kandungan unsur N, P, K dalam pupuk organik cair. Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antar hasil analisis laboratorium dengan hasil perhitungan teoritis The result of the research conducted is indicate that there is change happened at the content of element N, P, K in the organic liquid manure. From the research result also known that there is no significant difference between laboratory result and theoritical result. Keyword: dairy cattle urine chicken feces guano phosphat + dusty lock up the paddy + rumen, organic liquid manure.
Kata Kunci : urine sapi, feses ayam, guano phosphat abu sekam padi, rumen, pupuk organik cair