Laporkan Masalah

Peran Gaya Resolusi Konflik terhadap Kepuasan Hubungan Pacaran Jarak Jauh

Yasmine Kirana Khairun Nisa, Haidar Buldan Thontowi, S.Psi., M.A., Ph.D.

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Hubungan pacaran jarak jauh semakin umum di Indonesia, namun keterbatasan interaksi fisik kerap memengaruhi dinamika dan kepuasan hubungan. Konflik merupakan hal yang tidak terhindarkan, sehingga cara individu menyelesaikannya berperan penting terhadap kepuasan hubungan. Penelitian ini bertujuan menguji peran gaya resolusi konflik terhadap kepuasan hubungan pada individu yang menjalani LDR. Data diperoleh dari 132 individu yang menjalin hubungan jarak jauh minimal enam bulan. Instrumen yang digunakan adalah Conflict Resolution Styles Inventory (CRSI) versi Indonesia dan Relationship Assessment Scale (RAS). Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa gaya pemecahan masalah positif berperan positif signifikan terhadap kepuasan hubungan, sedangkan gaya keterlibatan konflik dan menghindar berperan negatif signifikan. Sementara itu, gaya kepatuhan tidak berperan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan gaya resolusi konflik yang konstruktif penting untuk menjaga kepuasan dalam hubungan pacaran jarak jauh.

Long-distance relationships (LDRs) are increasingly common in Indonesia, but limited physical interaction often impacts relationship dynamics and satisfaction. Conflict is inevitable, and how individuals resolve it plays a significant role in relationship satisfaction. This study aimed to examine the role of conflict resolution styles on relationship satisfaction in individuals in LDRs. Data were obtained from 132 individuals in long-distance relationships for at least six months. The instruments used were the Indonesian version of the Conflict Resolution Styles Inventory (CRSI) and the Relationship Assessment Scale (RAS). Multiple linear regression analysis showed that positive problem-solving styles significantly impacted relationship satisfaction, while conflict-engaging and avoidant styles significantly impacted negative relationships. Meanwhile, compliance styles did not significantly impact relationship satisfaction. These findings confirm that the use of constructive conflict resolution styles is important for maintaining satisfaction in long-distance relationships.

Kata Kunci : gaya resolusi konflik, kepuasan hubungan, pacaran jarak jauh

  1. S1-2025-474024-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474024-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474024-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474024-title.pdf