Kajian persepsi dan sikap partisipasi masyarakat terhadap pembangunan rumah susun sewa warga (Rusunawa) dikecamatan Jetis Yogyakarta
Aris Mustofa Mujiman, Andri Kurniawan, S.Si., M.Si.; Sudrajat, S.Si., M.Si.
2010 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPembangunan Rusunawa Jogoyudan merupakan program Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan perumahan sekaligus melestarikan sungai dan memberdayakan masyarakat kawasan Sungai Code. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dalam pembangunan Rusunawa Jogoyudan, mengetahui sikap partisipasi masyarakat dalam pembangunan Rusunawa Jogoyudan, mengetahui hubungan antara persepsi dan sikap partisipasi terhadap pembangunan Rusunawa, dan mengetahui arahan pengembangan bagi Rusunawa Jogoyudan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini ialah metode survei. Untuk mengukur persepsi dan sikap partisipasi masyarakat dalam pembangunan Rusunawa, menggunakan data primer dari angket yang bersifat tertutup. Respon individu terhadap pernyataan dalam angket berupa jawaban setuju atau tidak setuju dapat dijadikan indikator untuk mengetahui persepsi dan sikap partisipasi responden dengan memberi skor pada setiap alternatif jawaban. Data primer yang diperoleh dari individu kemudian diakumulasikan dan diklasifikasikan kedalam tiga kategori. Tingkat persepsi dan sikap partisipasi masyarakat diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu baik, sedang, dan buruk. Hal tersebut dilakukan untuk menginterpretasikan skor dari setiap responden. Hasil penelitian persepsi masyarakat terhadap pembangunan Rusunawa diklasifikaskan pada tingkat persepsi sedang, karena tidak setiap responden memiliki penilaian yang positif terhadap pembangunan Rusunawa. Stimulus berupa kondisi fasilitas Rusunawa, tingkat kerawanan yang tinggi terhadap banjir, gempa, dan kebakaran, kondisi sosial kemasyarakatan penghuni Rusunawa, serta harapan terhadap Rusunawa menjadi faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat sekitar Rusunawa. Persepsi penghuni Rusunawa lebih dipengaruhi oleh stimulus yang langsung diterima dari lingkungan sekitar Rusunawa. Sikap partisipasi masyarakat terhadap pembangunan Rusunawa diklasifikasikan pada tingkat sikap partisipasi sedang, karena tidak setiap responden memiliki respon evaluasi yang bernilai positif dalam sikap partisipasi terhadap pembangunan Rusunawa. Sikap partisipasi masyarakat sekitar Rusunawa dipengaruhi oleh kebudayaan, pengalaman pribadi, dan himbaunan dari organisasi masyarakat yang diakui keberadaannya. Sikap partisipasi penghuni Rusunawa lebih dipengaruhi faktor dari dalam yaitu faktor psikologi penghuni Rusunawa. Hubungan antara persepsi dengan sikap partisipasi memiliki korelasi namun rendah. Hal ini menunjukkan bahwa untuk mengubah sikap partisipasi yang kurang terhadap pembangunan Rusunawa, maka diharuskan memperbaiki persepsi masyarakat aspek tujuan, dampak, dan kondisi bangunan Rusunawa. Arahan pengembangan bagi Rusunawa Jogoyudan menyangkut kajian persepsi dan sikap partisipasi yaitu lebih melihat sisi positif dari pembangunan Rusunawa dan dengan metode persuasi.
Jogoyudan Rusunawa development programs of DIY which aims to facilitate the housing needs and rivers conservation and empowering communities of the Code river area. This study aims to determine perceptions of community in Rusunawa development, to determine participation attitudes of community in Rusunawa development, to know the relationship between perception and attitudes participation towards residents rent flats development, and to know the direction of development for Jogoyudan Rusunawa. The method that is used in this research is survey method. To measure the perceptions and attitudes participation of community in Rusunawa development, using primary data from questionnaire which is enclosed. Individual response to the statement in the form of answers to the questionnaire agree or disagree can be an indicator to determine perceptions and participation attitudes of respondents by giving a score to each alternative answer. Primary data obtained from individuals and then accumulated and classified into three categories. The level of community perception are classified into three categories, namely the perception of good, moderate, and bad. While the participation attitude of community are classified into three categories, namely the participation attitude good, moderate, and bad. This is done to interpret the scores from each respondent. The results of this research is the level of community perception in Rusunawa development classified moderate, because do not each responder have assessment which are positive to Rusunawa development. The stimulus coming from outside in the form of facility condition of Rusunawa, mount high crisis to floods, earthquake, and fire or burning, and also the condition of social social, Rusunawa expectation become factor influencing perception of people around Rusunawa. Perception of residents of Rusunawa more influence by stimulus which is is direct to be accepted from environment around Rusunawa. The level of community participation attitude in Rusunawa development classified moderat, because do not each responder have positive valuable evaluation respon in participation attitude to Rusunawa development. The participation attitudes of community around Rusunawa influenced by culture, experience of person, and urge of society organization confessed the existence in the community. Participation attitude of residents Rusunawa more influence by factor from within that is psychology factor the residents of Rusunawa The relationship between perception with an attitude of participation has a correlation but lower.. This shows that to change participation attitudes about the Rusunawa development, it is required to improve the community perception aspects of goals, impacts, and the condition Rusunawa building. Development instruction for Rusunawa Jogoyudan concerning perception study and participation attitude that is more see positive side of development of Rusunawa and with method of persuasi.
Kata Kunci : ,Rusunawa Jogoyudan, Persepsi, Sikap Partisipasi,Jogoyudan Rusunawa, Perception, Participation Attitude