Laporkan Masalah

Perilaku tanah sebagai instrumen sanitasi lingkungan terhadap pencemaran sampah kota

A. Emy Siswiyati, Prof.Dr.Ir. Tejoyuwono N.

1999 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

INTISARI Penelitian ini dilatar belakangi oleh beratnya beban yang diterima tanah sebagai bagian dari lingkungan hidup akibat pencemaran hasil kegiatan manusia, seperti sampah kota sebagai limbah kegiatan domestik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku zat yang terkandung sampah dalam kolom tanah yang berbeda dan mengetahui ada tidaknya interaksi antar zat dalam proses jerapan. Bahan yang digunakan adalah Andisol dari Girikerto, Verisol dari Bulurejo, Oksisol dari Pelaihari sebagai instrumen sanitasi, dan sampah dari Tempat Penimbunan Akhir Tambakboyo, Condong Catur, Sleman sebagai bahan pencemar. Ketiga jenis tanah tersebut dipilih karena memiliki sifat fisik dan kimia yang berbeda.Penelitian dilakukan dengan cara melindi kolom tanah setebal 60 cm yang diatasnya diberi sampah kota dengan akuades selama 12 hari. Pelindian dilakukan dengan tiga cara yaitu diawali dengan penjenuhan sampai 2 hari setelah mencapai keadaan reduktif, ditetesi terus-menerus dengan kecepatan tetesan +/- 4 ml/jam, dan penyiraman secara berkala setiap hari satu kali dengan 100 ml akuades setiap kali penyiraman. Air lindian ditampung sampai volumenya 500 ml. Hasil analisis berupa kandungan Pb, Zn, Ca, Mg, dan P yang terjerap tanah pada jeluk 20, 40, dan 60 cm dan dalam air lindian menunjukkan perilaku zat dalam kolom tanah. Dari grafik perilaku zat tersebut diperoleh gambaran adanya kompetisi antara Pb dan Zn dan Ca dan Mg pada saat dijerap partikel tanahPerlakuan yang diawali dengan penjenuhan kolom menyebabkan lebih banyak unsur dapat dijerap tanah. Pb dan Z.n lebih banyak dijerap oleh Oksisol dengan perilaku semakin menurun jumlahnya dengan semakin dalamnya jeluk. Unsur Ca dan Mg lebih banyak dijerap Vertisol. Antara Pb dan Zn serta Ca dan Mg terjadi kompetisi pada saat terjerap partikel tanah. Unsur P lebih banyak dijerap pada jeluk bawahan. Grafik perilaku nisbah Pb/Ca+Mg, Zn/Ca+Mg, dan P/Ca+Mg yang dibandingkan dengan grafik perilaku unsur Pb, Zn, dan P menunjukkan bahwa perubahan jumlah unsur Ca dan Mg dapat mengontrol keberadaan unsur P tetapi tidak untuk unsur Pb dan Zn. Kata kunci: Perilaku, tanah, pencemaran, sampah kota

ABSTRACT Soil, as the part of the environment, assumed the worst impact of environmental pollutant like municipal refuse resulted from human activities. The objectives of this study are threefold: (1) To investigate the soil behavior when refuse was dumped on it, (2) to examine the behavior of ions on the soil columns tested, and (3) to examine the interaction within ions. The materials used as sanitation instruments are Andisols, Vertisols, and Oxisols obtained from Girikerto, Bulurejo, and Pelaihari, respectively. Refuse, as pollutant, was taken from landfills at Tambakboyo, Condong Catur, Sleman. Those types of soil were chosen because they have different physical and chemical characteristics. This study was performed by leaching the 60-cm soil columns in which the municipal refuse was put on it with distilled water. The ways of soil columns leaching are as follows (1) saturating for two days after reductive condition achieved, (2) dropping the distilled water of more or less 4ml/hour to the columns, and (3) watering distilled water of 100 ml to the columns once a day. 500 ml of the leachate from each column were retained on the bottles. The results of analysis which involved Pb, Zn, Ca, Mg and P that adsorbed by the soil at 20, 40, and 60 cm depth and leachate depicted the behavior of ions on soil columns. There are competitions between Pb and Zn and Ca and Mg. The treatment of column saturation resulted in more ions could be adsorbed by the soil. Oxisols adsorbed more Pb and Zn than Andisols and Vertisols. The deeper the column the lesser the Pb and Zn adsorbed. On the other hand, Vertisols adsorbed more Ca and Mg than Oxisols and Andisols. Ca and Mg are competitive elements. For P, it was adsorbed more at deeper columns. By comparing the graphic of Pb/Ca + Mg, Zn/Ca+Mg, and P/Ca+Mg and the graphic of Pb, Zn, and P, it can be concluded that P/Ca + Mg and P from both graphics indicated similar tendencies. It means that Ca + Mg may control P but not for Pb and Zn.. Keywords: Behavior, soil, pollution, municipal refuse.

Kata Kunci : Perilaku, tanah, pencemaran, sampah kota

  1. S2-1999-7120-Abstract.pdf  
  2. S2-1999-7120-Bibliography.pdf  
  3. S2-1999-7120-TableofContent.pdf  
  4. S2-1999-7120-Title.pdf