Laporkan Masalah

Pendekatan partisipatif melalui kelompok tani-ternak "sistem perkampungan ternak sapi potong" dalam usaha melestarikan lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta

Bambang Wijayani, Dr. A.J. Soeharjo, MA.

1996 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

INTISARI Kelompok tani-ternak Sistem Perkampungan Ternak merupakan salah satu pola baru dalam pemeliharaan ternak rakyat sebagai upaya dalam mewujudkan pembangunan pertanian berwawasan lingkungan melalui sub sektor peternakan. Kelompok tan?-ternak ini dikembangkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang didasari oleh karena, ketradisionalannya sistem pemeliharaan ternak rakyat, sempitnya pemilikan lahan dan semakin memadatnya permukiman di desa serta kekawatiran akan adanya dampak kandang ternak terhadap penduduk di sekitarnya. Tujuan utama yang hendak dicapai sebagai sasaran untuk mengatasi kendala-kendala tersebut adalah dengan lebih meningkatkan kualitas sumberdaya manusia petani. mengembangkan fungsi sumberdaya alam dan lingkungan dengan cara yang bijaksana dan turut serta di dalam mengembangkan pembangunan wilayah perdesaan yang terencana. Studi ini berusaha untuk mengetahui faktor-faktor yang berasal dan aspek internal dan eksternal petani dalam partisipasinya untuk mewujudkan terselenggaranya pembangunan berwawasan lingkungan melalui kelompok tani-ternak. Kecuali itu, bertujuan pula untuk mengetahui tingkat pendapatan dan usaha tani-ternak dan peranannya dalam diversifikasi income petani Tujuan tersebut merupakan misi ganda yang diemban petani sebagai unsur pelaksana pembangunan yang berwawasan lingkungan yang sedang dikembangkan. Penelitian dilakukan dengan cara survai kepada 120 responden petani, untuk mendapatkan data primer Sampling design yang digunakan adalah dengan teknik purposif sampling yang berarti penyusunan sampel dilakukan melalui dua tahap. Pertama, dipilih dua daerah dengan letak geografis dan administratif yang berbeda dan kemudian dari kedua daerah terpilih tadi dipilih secara random petani-peternak anggota kelompok menurut data yang tercantum dalam nilai klas kemampuan kelompok dari Dinas Peternakan masing-masing daerah. Data sekunder diperoleh dengan cara observasi langsung ke lapangan melalui wawancara kepada instansi terkait dan kepustakaan yang mendukung Untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan external petani terhadap partisipasinya dalam kinerja kelompok, data yang diperoleh dianalisis dengan analisis korelasi regresi berganda dan untuk mengetahui peranan usaha tani-ternak dalam diversifikasi income petani, data didiskripsikan dengan uji beda dua rata-rata dan bantuan tabel frekwensi. Hasil temuan studi menunjukkan bahwa partisipasi petani di Kecamatan Sanden banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berasal dari aspek internal petani yaitu: faktor pendidikan petani, faktor pendapatan dari usaha tani-ternak sapi potong, faktor pengalaman menjadi anggota kelompok, dan faktor usia petani-peternak. Partisipasi petani di Kecamatan Pakem lebih banyak dipengaruhi oleh faktor pendidikan petani. Pendapatan yang diperoleh dari usaha tani-ternak sapi potong tidak menunjukkan adanya perbedaan yang nyata di kedua daerah penelitian dan memberikan sumbangan dalam diversifikasi income petani sebesar 5,53% di Kecamatan Sanden dan 4,51% di Kecamatan Pakem. Meskipun di dalam pemeliharaan ternaknya belum menunjukkan pendapatan yang lebih menggembirakan dalam peranannya terhadap diversifikasi income petani, namun manfaatnya terutama dalam menunjang kegiatan usaha tani tanaman dan “proses belajar” melalui kelompok tani telah banyak dirasakan.

ABSTRACT Cattle-farming group, "Sistem Perkampungan Ternak" is one of new systems in small scale cattle as an effort in realizing the agricultural development with environmental concept. The group has been developed in Special Province of Yogyakarta (DIY), with the background which bases on traditional care-system of the small scale cattle, ownership of narrow-space land, housing area which is getting on inhabitant around it. The primary goal to be reached as a target to cope with the problems, by improving more farmer resources quality is to develop environmental and natural resources function in wise way, and get involved in developing a planned rural area development. The study has an effort to identify the factors derived from internal and external aspect of farmers in their participation in the agricultural development with environmetal concept in sub-sector of cattle implemented in their support toward the performance group. Besides it is also aimed at knowing income gained from the beef-cattle farming effort in their role toward the income diversification of the farmers. The aim is multi-mission imposed on the farmers who are the element of the doers of agricultural development which is being developed. The study is held by doing survey toward 120 cattle farmer respondants of the group members who are chosen to be sample to get primary data. Sampling design used is purposif sampling, which implies that it is chosen two regions with differently administrative and geographic location, and then secondly, in the chosen regions, the cattle-farmers of the group members are randomly chosen in accordance with the listed data in class-value of the group capability at the cattle-service in each region. Secondary data are gained in direct field-observation with interview to the related institution and the suporting literature. To identify the factors derived from internal and external aspect of farmers in their participation in support toward the performance group, data are analized with the analysis of multiple regression correlation and to know income gained from the beef-cattle farming, the data are analized with the two differently of samples data analysis and the help of frequency-table. The result of the study indicates that farmers' participation at Sanden Distric is much influenced by factors derived from internal aspect of farmer that are education, income from beef-cattle, experience to be the group member, and farmers' age factor. Farmers' participation at Pakem Distric is much influenced by farmers' education factor. Income gotten from beef-cattle does not indicate the real difference in both research-regions, and the beef-cattle income gives contribution to the diversification income of farmer about 5,53% of Sanden Distric and 4,51% of Pakem Distric. Altough in the beef cattle, the happier income is not yet indicated for the role of farmers' diversification income, the usage of this particularly in the activities of agribisnis and the process of "study through group" has been much felt by farmers.

Kata Kunci : Kelompok tani-ternak, perkampungan ternak sapi potong, pelestarian lingkungan, Daerah Istimewa Yogyakarta

  1. S2-1996-5900-Abstract.pdf  
  2. S2-1996-5900-Bibliography.pdf  
  3. S2-1996-5900-TableofContent.pdf  
  4. S2-1996-5900-Title.pdf