Laporkan Masalah

Kemiskinan dan strategi peningkatan pendapatan rumah tangga Desa Pantai, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Kendari, Prop. Sulawesi Tenggara

Baheri, Dr. Muhadjir Darwin

1996 | Tesis | S2 Kependudukan

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi rumah tangga yang dibedakan antara rumah tangga miskin dan tidak miskin, mengetahui hubungan tingkat kemiskinan rumah tangga dengan jumlah anggota rumah tangga tidak produktif secara ekonomi, dan mengetahui strategi rumah tangga dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga di wilayah Pantai Kecamatan Lasolo. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive yaitu Desa Lemo Bajo dan Desa Tapunggaya. Jumlah dan sasaran populasi yaitu 186 rumah tangga yang pekerjaan pokoknya adalah nelayan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode sensus, untuk mengetahui tingkat kemiskinan rumah tangga digunakan metode pendekatan pengeluaran pangan setara 2100 kalori ditambah pengeluaran non-pangan per kapita per hari. Selanjutnya, hubungan tingkat kemiskinan rumah tangga dengan jumlah anggota rumah tangga produktif dilakukan dengan uji korelasi (product moment). Di samping itu, perbedaan strategi kelangsungan hidup rumah tangga desa pantai Kecamatan Lasolo dilakukan dengan uji statistik Chi-Square. Temuan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa di desa tertingga Kecamatan Lasolo terdapat sekitar 31,2 persen rumah tangga nelayan tergolong miskin, dan 68,8 persen rumah tangga nelayan tergolong tidak miskin. Tingkat kemiskinan rumah tangga menunjukkan hubungan yang signifikan (negatif) dengan jumlah anggota rumah tangga produktif secara ekonomi. Semakin miskin rumah tangga di wilayah penelitian, semakin banyak jumlah anggota rumah tangga yang tidak produktif secara ekonomis. Pemenuhan kebutuhan rumah tangga dalam mempertahankan hidup rumah tangga, menunjukkan variasi yang berbeda-beda menurut tingkat kemiskinan. Strategi rumah tangga nelayan tidak miskin untuk memperoleh pendapatan dilakukan dengan menganekaragamkan sumber pendapatan, di samping itu cenderung memanfaatkan sumber daya rumah tangga untuk mencari nafkah. Berbeda halnya dengan rumah tangga miskin, pada umumnya pendapatan bersumber dari pekerjaan pokok saja. dan cenderung tidak memanfaatkan sumber daya rumah tangga untuk berpartisipasi mencari nafkah. Pada musim paceklik. rumah tangga nelayan miskin menempuh strategi yaitu membina hubungan dengan pemilik modal (tengkulak), dan meminjam pada keluarga rumah tangga lain. Peluang usaha yang bersifat produktif, seperti pemiliharaan ternak sapi, kambing, dan unggas belum mampu dimanfaatkan oleh rumah tangga nelayan miskin di wilayah penelitian. Kata kunci: Kemiskinan, Strategi Peningkatan Pendapatan, dan Strategi Rumah Tangga

ABSTRACT The research was carried out in a coastal area, Ke??matan Lasolo (Lasolo Subdistrict). The aims are; to find out the proportion of the households according to the levels of poverty, to find out the relationship between the level of household poverty and the total number of household members who are productive economically and to find out the strategy household employ to earn a living. The location was selected according to the aims of the research. The region area of study are Lemo Bajo and Tapunggaya villages. The target and sample population used is 168 households. The main occupation of the occupants is fishiry. Data collection was throught sampling. To find out the rate of household poverty. was used approach methods of foods consumtion expenditure aquivalen of 2100 calori plus non-food consumtion expenditure par capita per day. To test the relationship between the total household members who are productive, correlation (Product moment) was used. Finally, a Chi-Square was employed to find out the strategy households in Lasolo Subdistrict use to earn their living. The results of the research indicate that about 31.2 percent of the households are poor and 68.8 percent are unpoor. The rate of poverty of a hoousehold indicate a significant (negative) relationship with the total number who are economically productive. The more poverty of household research area, the more the number of members in households who are not productive economically. There are variations in households ways of fullfilling their need, thats depending on the level of poverty. Strategy of unpoor fishery household to getting income was carried out by diversify the resources income. Beside that, they use another household resources. On poor house-hold in generally, Income resources was getting just from the principal occupation, and tend to use not another household to breadwine. They lend from a brokers (middle-man) and the other household when the periode of scarcity was come. Productively effort chance as like breed cattle some cows, goats and poultry was not able to use by the poor household fishery in the research area. Key Word : Poverty, Raising of Income Strategy, and Household Strategy.

Kata Kunci : Kemiskinan, Strategi Peningkatan Pendapatan, dan Strategi Rumah Tangga

  1. S2-1996-5321-Abstract.pdf  
  2. S2-1996-5321-Bibliography.pdf  
  3. S2-1996-5321-TableofContent.pdf  
  4. S2-1996-5321-Title.pdf