Laporkan Masalah

Hubungan perubahan penggunaan lahan dengan adaptasi penduduk di pemukiman baru Kedung Mulyo di hulu Waduk Kedung Ombo

A.L. Indrowuryatno, Dr. Sutikno

1993 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

INTISARI Penelitian ini berjudul "Pengaruh Penggunaan Lahan Terhadap Adaptasi Petani Pemukiman Baru Kedung Mulyo di Atas Waduk Kedung Ombo". Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap adaptasi lingkungan penduduk dan pengaruh luas lahan pemilikan, tingkat pendidikan, pendapatan perkapita dan tingkat adopsi teknologi terhadap adaptasi lingkungan petani pemukim baru. Populasi yang diteliti adalah petani pemukim baru Kedung Mulyo sebesar 688 KK. Sampel yang diteliti sebesar 130 KK, yang terdiri dari 19 KK bersawah lahan kering dan pasang surut serta 111 KK bersawah lahan kering. Sampel diambil secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data adalah analisis kovarian, dan analisis regresi berganda dan dilanjutkan uji korelasi product moment dan uji t. Dari analisis korelasi product moment yang dilanjutkan uji t dan analisis regresi berganda diperoleh hasil (1). Pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap adaptasi lingkungan penduduk pemukim baru tidak signifikan. (2). Pengaruh tingkat pendidikan terhadap adaptasi lingkungan penduduk pemukim baru Kedung Mulyo adalah signifikan. (3). Pengaruh pendapatan perkapita terhadap adaptasi lingkungan penduduk pemukim baru tidak signifikan. (4). Pengaruh adopsi teknologi terhadap adaptasi lingkungan penduduk pemukim baru adalah signifikan. (5). Pengaruh luas lahan pemilikan terhadap adaptasi lingkungan penduduk pemukim baru tidak signifikan. Hasil analisis kovarian menunjukkan bahwa pengaruh perubahan lahan terhadap adaptasi lingkungan pada penduduk hunian baru di Kedung Mulyo adalah signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa jenis pemilikan lahan sebagai akibat perubahan penggunaan lahan berpengaruh terhadap adaptasi lingkungan penduduk Kedung Mulyo. Petani pasang surut lebih adoptit terhadap perubahan lingkungan dari pada petani lahan kering. Pendidikan dan adopsi teknologi memberi pengaruh yang berarti terhadap adaptasi lingkungan, sedangkan luas lahan dan pendapatan memberi sumbangan yang positif terhadap adaptasi lingkungan. Oleh karena itu petani perlu diberi penyuluhan secara intensif agar petani dapat mengadopsi teknologi maju yang lebih banyak.

ABSTRACT The title of this research is the influence of land use to farmer adaptation in Kedung Mulyo new settlement in the upper Kedung Ombo reservoir. The objectives to know the influence of land use changes to population environmental adaptation to the influence of land ownership extend, educational stage, income and technological adoption state to environmental adaptation of new resettlement farmers. Population number of farmer including this investigation is 688 households. Where number of farmer sampled is 130 households, it consist of 19 households own dry land and seasonal tidal lands and 111 households have dry land only. In this case, proporsional random sampling technique has been applied Primary data has been collected questionare distributed to the farmer sampled. Covarian and multiple regresion analysis have been carried out and than continued by correlation analysis using Pearson product moment and t test analysis. From the analysis, it can be resumed that (1) there are know significant correlation between land use change and environmental adaptation of new resettlers. (2) educational level and environmental adaptation (3) there are significant correlations between income capita and environmental adaptation of new resettlers (4) there are significant corellation between technological adopted and environmental adaptiation (5) there are extend of land ownership and environmental adaptation. Covarian analysis shows that the influence of land use changes to environmental adaptation is significant in Kedung Mulyo. It means that type of land ownership as result of a land use changes influented to the environmental adaptation. Farmers who work in seasional tidal areas are make adaptives in environmental changes than farmers work in dry land. Education and technological adoption aspect give meaningful influences to the environmental adoption, while extend of dry land and per capita income provide positive support to the environmental adoption. There fore, an intensive education and training should be given to the farmers in order to be more responsive and better in technological adoption.

Kata Kunci : Perubahan penggunaan lahan, adaptasi penduduk, pemukiman baru Kedung Mulyo

  1. S2-1993-3299-Abstract.pdf  
  2. S2-1993-3299-Bibliography.pdf  
  3. S2-1993-3299-TableofContent.pdf  
  4. S2-1993-3299-Title.pdf