Laporkan Masalah

Perencanaan penggunaan lahan Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Jawa Timur melalui penafsiran foto udara

Adlis Arifinta, Dr. Sugeng Martopo

1989 | Tesis | S2 Penginderaan Jauh

INTISARI Permasalahan dari penelitian ini adalah penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan potensi sumberdaya lahan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan penggunaan lahan daerah penelitian melalui penafsiran foto udara. Pendekatan yang dilakukan adalah: (1) analisis kenampakan satuan bentuklahan dan (2) evaluasi kemampuan dan kesesuaian lahan. Berdasarkan tujuan penelitian diharapkan memecahkan masalah penggunaan lahan agar sesuai dengan potensi sumberdaya lahan yang tersedia. Metoda penelitian ini adalah dengan teknik tumpang-tindih antara peta satuan bentuklahan dengan analisis peta tanah dan peta penggunaan/penutup lahan. Hasil dari tumpangtindih adalah peta satuan lahan. Peta satuan lahan sebagai satuan pemetaan dengan skala 1: 25000. Peta satuan lahan ditumpangtindihkan dengan peta kemampuan dan kesesuaian lahan sebagai dasar dalam penyusunan perencanaan penggunaan lahan dan dihubungkan pula dengan keadaan sosial ekonomi daerah penelitian. Melalui penafsiran foto udara pankromatik hitam putih dengan skala 1: 20000 dengan mudah dilakukan pemetaan satuan bentuklahan dan penggunaan/penutup lahan. Penilaian kemampuan dan kesesuaian lahan dari satuan lahan dikelompokkan perencaan penggunaan lahan yaitu: (1) kawasan pertanian dan (2) kawasan hutan. Perencanaan pada kawasan pertanian pada lahan yang sesuai dengan tanaman semusim dapat digarap dengan intensif dan lahan yang tidak sesuai untuk tanaman semusim direncanakan untuk tanaman tahunan, tanaman buah-buahan dan rumput gajah (Pennisetum purperium Linn.). Perencanaan pada kawasan hutan adalah pada lahan yang sesuai dengan tanaman semusim lahan ini dikembangkan untuk sisten magersari atau "Agroforestry" dan lahan yang tidak sesuai dengan tanaman semusim direncanakan sebagai hutan tanaman dan hutan lindung.

ABSTRACT The problem of the research was the unsuitability of the existing land use with the potential of the available land resources. The objective of the research is to formulate the land use planning in the study area through aerial photographic interpretation. The approach of the study were: (1) analysis of the landform unit features and land use/cover and (2) evaluation of the land capability and suitability. It is expected that the research can solve the land use planning problem. The research was carried out with overlay techniques among the landform unit maps, the soil analised maps and the land use/cover maps. The result of the over-lay techniques was the land unit maps. The land units as mapping units scaled 1: 25000. The land unit maps were superimposed with the land capability and suitability maps for bases to set up the land use planning as related to the socio-economic conditions. Through the panchromatic black and white aerial photographic interpretation scaled 1: 20 000 are can easily make the landform unit maps and the land use/cover maps. Evaluation of the land capability and land suitabelity of the land units are grouped two subgroups i.e: (1) the agricultural lands and (2) the forest lands. The planning in the agricultural lands is on the land suitable for perennial crops and this land can be intensively cultivation and land unsuitable for perennial crops should be planned for annual crops, holticultural crops, and elephant grasses (Purperium pennisetum Linn.). The planning in the forest lands is on the land that is suit-able for perennial crops and this land whould be developed in agroforestry or "Magersari" system and land that is unsuitable for perennial crops should be planned as reforestation and protection forest.

Kata Kunci : Perencanaan penggunaan lahan, Kecamatan Pujon, penafsiran foto udara

  1. S2-1989-1425-Abstract_.pdf  
  2. S2-1989-1425-Bibliography.pdf  
  3. S2-1989-1425-TableofContent.pdf  
  4. S2-1989-1425-Title.pdf