Laporkan Masalah

Kajian perubahan penggunaan lahan transmigrasi labuhan Maringgai bagian selatan kabupaten Lampung Tengah dari foto udara tahun 1969 dan tahun 1974

Agus Djoko Santoso, Prof.Dr. Sutanto

1987 | Tesis | S2 Penginderaan Jauh

INTISARI Kebutuhan akan data penggunaan lahan di daerah Labuhan Maringgai, yang merupakan salah satu daerah transmigrasi, mutlak diperlukan dalam rangka program penataan, penguasaan dan pemilikan lahan. Penelitian ini mempunyai tujuan (1) mengkaji perubahan penggunaan lahan dengan pendekatan bentuklahan dari foto udara multiwaktu, di lokasi transmigrasi Labuhan Maringgai bagian Selatan, Lampung Tengah tahun 1969 1974, dan (2) menguji ketelitian hasil interpretasi penggunaan lahan dari foto udara terhadap keadaan lapangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan gabungan antara interpretasi foto udara dan kerja lapangan. Interpretasi foto udara untuk mengenali penggunaan lahan pada setiap satuan bentuklahan, dan kerja lapangan untuk mencocokkan hasil interpretasi dan menambah informasi yang dibutuhkan. Perubahan penggunaan lahan daerah penelitian dikenali dari foto udara multiwaktu yakni foto udara tahun 1969 dan tahun 1974. Hasil penelitian ini merupakan gambaran tentang peru-bahan penggunaan lahan dari tahun 1969- 1974, daerah penelitian. Perubahan yang terjadi adalah berkurangnya hutan primer sebesar 35,54% semak belukar sebesar 17,16%, hutan pasut 24,77%, kebun lada sebesar 33,65%, dan terjadi penam-bahan luas pada lahan pemukiman sebesar 293,93%, tegal se-besar 169,16%, kebun kelapa sebesar 85,24%, dan kebun buah-buahan sebesar 225,86%. Kemudian ketelitian hasil interpre-tasi dari foto udara 1: 50.000 diperoleh rerata sebesar 88,807% dan dari foto udara 1:20.000 diperoleh rerata sebesar 91,45%.

ABSTRACT The need of information regarding land use in Labuhan Maringgai area, which forms one of the transmigration location is very essential in connection with the program of arrangement, control, and selection of the land. This investigation is firstly aimed to study land-use change of Southern Part of Labuhan Maringgai, Central Lampung Regency, through multitemporal photographs of 1969-1974 using landform approach. The second aim is to examine the accuracy of land use interpretation as compared to the true situation in the field. The methode used in this research is the combination between photographic interpretation and field study. The photographic interpretation is for the identification of land use in every landform's unit, while the fieldwork is aimed to the accuracy test as well as to get necessary detailed information. The land use change was acquired from the multitemporal photographs of 1969-1974. The result of the research reflects the land use change at the study area between 1969-1974. The changes are a decrease of the primary forest which amounts to 35,54 percent, bushes and shrubs 17,16 percent, tidal forest 24,77 percent, pepper plantation 33,65 percent, and increases of residential area which amounts to 293,93 percent, non irrigated fields 169,16 percent, and orchads 225,86 percent. The accuracy of the 1:50.000 photographic interpretation is at-the average of 88,807 percent, while the 1:20.000 photograph is 91,45 percent.

Kata Kunci : Lahan transmigrasi, perubahan penggunaan lahan, labuhan Maringgai

  1. S2-1987-1426-Abstract.pdf  
  2. S2-1987-1426-Bibliography.pdf  
  3. S2-1987-1426-TableofContent.pdf  
  4. S2-1987-1426-Title.pdf