Partisipasi wanita dalam angkatan kerja dan beberapa faktor yang mempengaruhinya: di Jawa Tengah; Suatu studi analisa data sensus penduduk 1980
Gusti Ayu Agung Susilawati, Dr. Chris Manning
1984 | Tesis | S2 KependudukanABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) wanita di Jawa Tengah. Faktor-faktor tersebut adalah umur, status perkawinan, dan tingkat pendidikan. Tingginya TPAK 01 Jawa Tengah diperkirakan ada hubungannya dengan la-pangan, Jenis serta status pekerjaan tertentu, sehingga per-lu diketahui pekerjaan mara yang banyak menampung wanita.. Apakah ada pengaruh kenaikan tingkat pendidikan terhadap pe-milihan pekerjaan wanita. Berangkat dari beberapa hasil penelitian yang pernah dilakukan, mengetengahkan ada hubungan positif antara ting-kat pendidikan dengan TFAK wanita. Penelitian lain menemu-kan pola "U". Ada sektor serta jenis pekerjaan tertentu yang sesuai bagi wanita yang juga berfungsi sebagai ibu. Ada pekerjaan-pekerjaan tertentu yang dipilih oleh wanita untuk mempertahankan pristisenya. Penelitian ini menggunakan data Sensus Penduduk tahun 1980, data Sensus Penduduk tahun 1971 sebagai pembanding dan sumber lain sebagai pendukung. Hasil analisa memperlihatkan ada pola hubungan berben-tak "U" antara tingkat pendidikan dengan TPAK wanita, dengan tingkat terendah terletak pada pendidikan SLF. TPAK wanita kelompok umur muda lebih rendah dibandingkan kelompok umur dewasa dan wanita kelompok umur muda cenderung keluar dari sektor pertanian. TPAK wanita tertinggi diantara berbagal status perkawinan adalah TPAK Janda atau cerai diikuti oleh yang belum kawin dan yang terendah adalah TPAK wanita dalam status kawin. Sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja wanita adalah sektor pertanian dengan status sebagai pekerja keluarga di desa. Di kota sektor tersier sangat menonjol peranannya dalan penyerapan tenaga kerja wanita sebagai pengusaha sendiri. Adanya kenalkan tingkat pendi-dikan mendorong wanita cenderung memilih sektor non-pertani-an pada Jenis pekerjaan yang bersifat progresif (progresive Pekerjaan).
ABSTRACT The aim of this research is to know some factors which influence The Female Labour Force Participation in Central Java. Those factors include age, marital status and education level. It is estimated that the high Female Participation Rate in Central Java has something to do with some industries, occupations and status, so that it is essential to know which economic activities are taken by women. Does the increase of education level influence the women's choice of economic activities ? The results of some researches which have been done prove the positive relationship between the education level and the Female Farticipation Rate. Other observations have come to the conclusion of "U" Pattern. There are cer-tain sectors and occupations suitable for women who also function as mothers. And there are some occupations which are taken by women only for the sake of prestige. This research uses the data of 1980's Fopulation Census with 1971's Census for comparison and other sources for support. The result shows that there is a "U" pattern rela-tionship between the education level and the Female Partici-pation Rate, with Junior High School Education at its lowest level. The Participation Rate of young age is lower than that of prime age group, and tend to go out of the agricul-tural sector. The highest Participation Rate among many marital status is that of widows or divorces, followed by that of single wonen. The lowest is that of married women. The data show that the majority of employed women in rural areas work in the primary sector as unpaid family workers. In urban areas, tertiary sector is a particularly important activity for own account workers. With their improved edu-cation level, women tend to choose non-agricultural sectors and progressive Jobs.
Kata Kunci : Tenaga Kerja Wanita,Wanita,Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)