Pengaruh Ekstrak Etanolik Sarang Lebah Klanceng (Tetragonula laeviceps (Smith, 1857)) terhadap Profil Darah, Kadar Glukosa, dan Kolesterol Darah Tikus (Rattus norvegicus (Berkenhout, 1769)) Hiperlipidemia
Mutiara Charissa Putri Nugraheni, Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc.
2025 | Skripsi | BIOLOGI
Hiperlipidemia
merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan kelebihan jumlah lipid dalam
darah. Meskipun statin umumnya digunakan untuk mengobati hiperlipidemia,
penggunaan jangka panjangnya dapat menimbulkan efek samping serius. Oleh karena
itu, terapi alternatif berbahan alami yang mengandung flavonoid mulai banyak
dikembangkan. Salah satu sumber potensial adalah sarang lebah klanceng (Tetragonula
laeviceps (Smith, 1857)), yang juga mengandung vitamin dan mineral seperti
vitamin C dan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh
ekstrak etanolik sarang T. laeviceps terhadap profil darah, kadar
glukosa darah, dan kadar kolesterol total pada tikus hiperlipidemia yang
diinduksi dengan diet tinggi lemak dan fruktosa. Tikus dibagi menjadi enam
kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (Simvastatin),
serta tiga kelompok perlakuan yang menerima ekstrak etanolik sarang T.
laeviceps dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kg BB. Induksi hiperlipidemia
dilakukan selama 49 hari, kemudian dilanjutkan dengan pemberian perlakuan
selama 28 hari. Profil darah dianalisis menggunakan hematology analyzer,
sedangkan kadar glukosa dan kolesterol total diukur dengan metode GOD-PAP dan
CHOD-PAP. Analisis statistik dilakukan menggunakan ANOVA dan DMRT pada tingkat
signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanolik
sarang T. laeviceps mampu memperbaiki dan mempertahankan profil darah serta
menurunkan kadar glukosa dan kolesterol total. Dosis 400 mg/kg BB secara
signifikan menurunkan kadar glukosa darah, sedangkan dosis 200 mg/kg BB secara
signifikan menurunkan jumlah leukosit total dan kadar glukosa darah. Temuan ini
menunjukkan bahwa ekstrak etanolik sarang T. laeviceps berpotensi
menjadi terapi alami yang aman dan efektif untuk pengobatan hiperlipidemia.
Hyperlipidemia is a
metabolic disorder characterized by an excessive amount of lipids in the blood.
Although statins are commonly used to treat hyperlipidemia, their long-term use
may cause serious side effects. Therefore, alternative natural therapies containing
flavonoids are being explored. One potential source is the beehive of the
stingless bee (Tetragonula laeviceps
(Smith, 1857)), which also contains vitamins and minerals such as vitamin C and
iron. This study aimed to evaluate the effect of the ethanolic extract of T. laeviceps beehive on blood
profile, blood glucose, and total cholesterol levels in hyperlipidemic rats
induced by a high-fat and high-fructose diet. Rats were divided into six
groups: normal control, negative control, positive control (Simvastatin), and
three treatment groups receiving ethanolic extract of T. laeviceps beehive at doses of 100, 200, and 400 mg/kg BW.
Hyperlipidemia was induced for 49 days, followed by 28 days of treatment. Blood
profile was analyzed using a hematology analyzer, while blood glucose and total
cholesterol levels were determined by the GOD-PAP and CHOD-PAP methods,
respectively. Statistical analysis was performed using ANOVA and DMRT at a 95%
confidence level. The results showed that ethanolic extract of T. laeviceps beehive improved and
maintained blood profile and reduced blood glucose and total cholesterol
levels. The 400 mg/kg BW dose significantly lowered blood glucose levels, while
the 200 mg/kg BW dose significantly decreased total leukocyte count and blood
glucose levels. These findings suggest that the ethanolic extract of T. laeviceps beehive has potential as
a safe and effective natural alternative therapy for hyperlipidemia.
Kata Kunci : Glukosa Darah, Hiperlipidemia, Kolesterol Total, Profil Darah, Tetragonula laeviceps