Laporkan Masalah

ANALISIS KOMPOSISI ALAT PENEBANGAN, PENYARADAN, PEMUATAN DAN PENGANGKUTAN PADA KEGIATAN PEMANENAN HASIL HUTAN UNTUK HTI (Study Kasus di HPHTI PT. Musi Hutan Persada, Sumatera Selatan)

Kornelius Bukit, Ir. H. Haryanto, M.S.

2000 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kegiatan terakhir pada suatu rangkaian pengelolaan hutan adalah pemanenan hasil hutan (PHH), yang merupakan salah satu mata rantai yang penting dalam pengelolaan hutan. Kegiatan PHH merupakan sebuah sistem yang meliputi penebangan, penyaradan, pemuatan dan pengangkutan. Ketepatan komposisi alat yang dioperasikan dalam kegiatan PHH merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan terjadinya keseimbangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi kerja dan komposisi alat dari alat-alat pemanenan hasil hutan yang dilakukan di HPHTI PT. Musi Rutan Persada, Sumatera Selatan. Komposisi alat yang tepat untuk mencapai suatu target produksi dapat ditentukan melalui pendekatan Prestasi Kerja Standar alat-alat PHH tersebut. Dan metode yang digunakan dapat dengan Continuous Time Study. Alat-alat yang dibutuhkan adalah peta situasi Iokasi penelitian, roof meter, digital stopwatch, komputer atau kalkulator, dan alat tulis. Dengan mengetahui waktu murni, waktu umum, rating Jae/Qr, allowance factor dan volume produksi rata-rata, selanjutnya dapat ditentukan waktu normal, waktu standar dan prestasi kerja standar. Kemudian dengan tambahan data target tebangan per satuan waktu, jumlah hari kerja dan faktor ketersediaan alat, selanjutnya dapat ditentukan jumlah alat yang dibutuhkan pada masing-masing kegiatan PHH, sehingga diperoleh komposisi alat yang diinginkan. Penelitian ini menginformasikan bahwa prestasi kerja standar per hari (7 jam kerja atau 1 shift) dari masing-masing alat pemanenan adalah sebagai berikut: alat tebang (chain saw, Husqvarna-365) sebesar 21,05 m3; alat sarad (forwarder, Timberjack-610) sebesar 96,03 m3; alat sarad (forwarder, Anoa-F/2) sebesar 76,83 m3, alat muat (excavator loader, Hitachi Ex-200) sebesar 217,07 m3, dan alat angkut (logging truck, Mercy-2631) sebesar 58,45 m3. Jarak sarad rata-rata adalah 117 meter dan j31ak angkut rata-rata adalah 9,54 km. Kemudian dengan memakai target produksi per bulan PT. MHP sebesar 225,882 m3, Fka 0,8 dan jumlah hari kerja 22,5 hari/bulan, maka diperoleh bahwa komposisi alat PHH yang dibutuhkan adalah 596 unit chain saw, 131 unit forwarder bila menggunakan Timberjack atau 163 unit forwarder bila menggunakan Anoa, 58 unit excavator loader, dan 215 unit logging truck. Khusus untulc logging truck, masih perlu koreksi karena masih berupa pelatihan ( training).

Kata Kunci : Continuous Time Study, Prestasi Kerja, Komposisi Alat, HTI.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf