STUDI PERSEPSI TENTANG KONSERVASI TANAH DAN AIR OLEH PETANI PESERTA UPSA DAN NON UPSA DI KABUPATEN BANTUL (STUDI KASUS DI DAERAH ALIRAN SUNGAI PROGO)
Hary Supartono, Dr. Ir. Haryono Supriyo, M. Agr.; Ir. Mudjijo Prodjosuharjo
2000 | Skripsi | S1 KEHUTANANINTISARI Salah satu kegiatan RLKT pacla lahan kritis aclalah pembuatan Unit Percontohan UPSA yang merupakan bentuk kombinasi antara usaha tani lahan kering dengan upaya konservasi tanah. Unit Percontohan UPSA merupakan sarana penyuluhan untuk memperagakan teknik-teknik konservasi tanah, antara lain pembuatan/perbaikan teras dan intensiftkasi pertanian lahan kering yang baik dengan memperhatikan kemampuan lahan yang bersangkutan. Karena merupakan sarana penjyuluhan clan percontohan bagi para petani disekitamya, maka kondisi Unit Percontohan UPSA tersebut harus benarbenar baik, sehingga dapat berfungsi untuk mengenclalikan erosi clan meningkatkan hasil produksi pertanian di lahan kering. Keberhasilan program UPSA ticlak hanya terletak pacla keberhasilan fisik clan ekonomi UPSA itu sendiri tetapi terletak pacla keberhasilan perubahan sikap petani yang dimanifestasikan clalam bentuk persepsi dan usaha konservasi tanah dan air serta intensifikasi lahan akibat aclanya UPSA berikut pengembangannya. Semakin luas clan berkualitas areal clampaknya, maka UPSA semakin berhasil. Study ini bertujuan untuk mengetahui 1) tingkat persepsi petani terhadap upaya RLKT melalui kegiatan UPSA, 2) faktor-faktor yang berpengaruh terhaclap persepsi t peani clalam menjalankan program UPSA, 3) memperoleh bahan/masukan clalam rangka menentukan langkah-langkah pembinaan lebih lanjut pacla UPSA, Penelitian dilakukan di 2 desa, tiap desa diambil 24 petani oeserta UPSA dan 6 petani non UPSA. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan claftar isian (quesioner) dan observasi yang diujudkan ke dalam pilihan A, B dan C dengan nilai A (100), B (80) clan C (60). Data dianalisis dengan analisis statistik non parametrik untuk mengetahui nilai chi kuadrat, uji U Mann - Whitney dan untuk mengetahui faktorfaktor yang berpengaruh digunakan analisi', jalur UPSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persepsi untuk petani peserta UPSA lebih baik daripacla petani non UPSA baik dalam hal konservasi tanah clan air, penilaian terhadap PLP, intensiftkasi terhaclap lahan kering, faktor fisik serta perilaku vegetatif yang dilakukan oleh petani. Dan berdasarkan anali',is jalur UPSA diperoleh hasil bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap adopsi petani adalah penilaian terhaclap PLP, kondisi fisik claerah, subsidi, kondisi sosial ekonomi clan perilaku vegetatif.
Kata Kunci : Konservasi, Tanah, Air, UPSA, Sungai Progo