Pemanfaatan Penginderaan Jauh Untuk Analisis Hubungan Kerapatan Vegetasi dan Kepadatan Bangunan Terhadap Parameter Iklim Mikro di Kota Madiun
Helga Safira Ayu Ningtyas, Dr. Iswari Nur Hidayati, S.Si., M.Sc.
2025 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH
Wilayah perkotaan memiliki perkembangan lahan yang cukup pesat yang ditandai dengan meningkatnya kepadatan bangunan dan berkurangnya lahan bervegetasi. Kondisi ini mempengaruhi perubahan iklim mikro perkotaan yang dapat mempengaruhi kenyamanan termal dan kualitas lingkungan hidup. Data penginderaan jauh dapat dimanfaatkan untuk memetakan tingkat kepadatan bangunan dan kerapatan vegetasi di area perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) melakukan pemetaan kerapatan vegetasi dan kepadatan bangunan di Kota Madiun dengan Citra Wordview-2, (2) mengukur dan memetakan kondisi iklim mikro yang meliputi suhu udara, kelembapan relatif, dan kecepatan angin, serta (3) menganalisis hubungan kerapatan vegetasi dan kepadatan bangunan terhadap parameter iklim mikro dengan menggunakan metode spearman rank.
Data yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu Citra Worldview-2 tahun perekaman 2021 dan survei lapangan. Pengukuran
parameter iklim mikro dilakukan menggunakan alat weathermeter yang
dilakukan pada 105 titik pengamatan. Data iklim mikro digunakan untuk
merepresentasikan kondisi atmosfer lokal secara detail sehingga dapat
dianalisis hubungannya dengan kerapatan vegetasi dan kepadatan bangunan di
wilayah kajian. Data ini kemudian diolah dan divisualisasikan menggunakan
teknik interpolasi spasial Inverse Distance Weighting (IDW). Analisis
hubungan antarvariabel dilakukan dengan metode korelasi Spearman Rank.
Proses pemetaan menghasilkan peta blok penggunaan lahan dengan akurasi 89.52%, peta kerapatan vegetasi dengan akurasi 90.48%, dan peta kepadatan bangunan dengan akurasi 90.48%. Analisis korelasi menunjukkan kerapatan vegetasi menunjukkan hubungan negatif kuat terhadap suhu udara, hubungan positif sedang dengan kelembapan relatif, dan negatif lemah terhadap kecepatan angin. Sementara itu, kepadatan bangunan memiliki hubungan yang tidak signifikan dan sangat lemah dengan suhu udara, hubungan negatif yang lemah dengan kelembapan relatif, dan hubungan negatif lemah dengan kecepatan angin.
Urban areas have experienced rapid land development, characterized by increased building density and reduced vegetation cover. These conditions affect urban microclimate change, which can influence thermal comfort and environment quality. Remote sensing data can be used to map muilding density and vegetation cover in urban areas. This study aims to (1) map vegetation density and building density in Madiun City using Worldview-2 imagery, (2) measure and map microclimate conditions, including air temperature, relative humidity, and wind speed, and (3) analyze the relationship between vegetation density and building density and microclimate parameters using the Spearman Rank correlation method.
The data used in this study were Worldview-2 imagery acquired in 2021 and field survey measurements. Microclimate parameters were measured using a weathermeter at 105 observation points. Microclimate data were used to represent local atmospheric conditions, allowing for the analysis of their relationship with vegetation density and building density. These data were then processed and visualized using the Inverse Distance Weighting (IDW) spatial interpolation method. The correlation among variables was analysed using the Spearman Rank correlation method.
The mapping process produced a land-use map with an accuracy of 89.52%, a vegetation density map with an accuracy of 90.48%, and a bulding density map with an accuracy of 90.48%. The correlation analysis revealed that vegetation density has a strong negatif correlation with air temperature, a moderate positive correlation with relative humidity, and a weak negative correlation with wind speed. Meanwhile, building density shows a very weak and insignificant correlation with air temperature, a weak negative correlation with relative humidty, and a weak negative correlation with wind speed.
Kata Kunci : Citra Worldview-2, kepadatan bangunan, kerapatan vegetasi, iklim mikro