STUDI KOMPARASI BASAL AREA DAN VOLUME TEGAKAN JATI (Tectona grandis L. f) AKTUAL DENGAN TABEL TEGAKAN JATI WOLFF VON WULFFING
Bambang Irianto, Dr. Ir. Agus Setyarso, M.Sc.
2000 | Skripsi | S1 KEHUTANANPertumbuhan pohon dalam tegakan hutan berubah-ubah secara periodik. Kini saatnya diperlukan pengkajian kembali tentang pertumbuhan jati, sejak tabel WvW digunakan 67 tahun yang lalu. Tujuan penelitian adalah menyajikan informasi pertumbuhan jati berdasarkan lingkaran tahun dan membandingkan antara basal area dan volume tegakanjati aktual dengan tabel WvW. Penelitian ini berlokasi di wilayah Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah meliputi KPH Cepu, KPH Kendal, KPH Blora, KPH Mantingan, KPH Purwodadi, KPH Randublatung dan KPH Kebonharjo. Data yang diambil berupa dbh, tinggi total, tinggi tonggak, panjang tiap seksi, diameter tiap seksi, jumlah lingkaran tahun tiap seksi, umur dan bonita pada tiap pohon. Dengan analisis batang, data ini digunakan untuk menentukan dbh, tinggi, jumlah pohon per hektar dan bilangan bentuk pohon, yang kemudian digunakan untuk mencari nilai basal area dan volume tegakan. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa analisis batang adalah metode yang efektif untuk studi pertumbuhan pohon yang berlingkaran tahun. Metode ini dapat menyajikan informasi pertumbuhan dengan ketelitian yang memadai. Komparasi basal area dan volume tegakan aktual dengan tabel WvW dilakukan dengan komparasi logis secara deskriptif. Dari data tabel aktual dapat diketahui adanya penurunan nilai basal area dan volume tegakan pada umur tertentu dan pada tiap bonita. Hal ini berarti bahwa nilai basal area dan volume tegakan pada tabel WvW sudah tidak sesuai dengan kondisi di lapangan saat ini, dan tidak dapat dijadikan acuan bagi perencanaan pengelolaan hutanjati saat ini.
Tree growth in stand changes periodically. Since WvW's table has used for 67 years, it is significant to reexamine the teak growth. The study objectives are giving the information of teak growth base on diameter rings, and compare basal area and stand's volume of actual stand with ones in WvW's table. The location of this study is at Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah, coverage : KPH Cepu, KPH Kendal, KPH Blora, KPH Mantingan, KPH Purwodadi, KPH Randublatung, and KPH Kebonharjo. The data which collected are diameter breast height (dbh), tree height, height's cutting tree, section's length, section's diameter, section's diameter rings, age and site. The data collection is used for determine the dbh, height, number of tree per ha, form, which that all are used to determine basal area and stand volume. Stem analysis is effectively method for growth study of tree with diameter rings. This method can provide information of growth carefully. Basal area and stand's volume of actual stand has compared with ones in WvW's table by logic comparation (descriptively). It has seen from the actual table of basal area and stand's volume that there are values decreasing at several ages in each sites. It means that parameter basal area and stand's volume of WvW's table is not appropriate anymore with the real condition, and now it cannot to be used as the reference for management planning teak forest.
Kata Kunci : Jati, pertumbuhan, analisis batang, komparasi.