Laporkan Masalah

KEY PERFORMANCE INDICATORS (KPI) DAN ANALISIS KORELASI DEPARTEMEN PERAWATAN DI PERUSAHAAN CONSUMER GOODS (STUDI KASUS: PT TIRTA INVESTAMA DAN PT MADUBARU)

Astri Laksita Wikaningtyas, Ir. Andi Rahadiyan Wijaya, S.T., M.Sc. Ph.D., IPM., ASEAN Eng

2014 | Tesis | S2 Teknik Industri

Saat ini, departemen perawatan dianggap sebagai departemen yang hanya membuang uang, namun sebenarnya keberadaan departemen ini sangat mendukung kegiatan produksi. Pengukuran kinerja perlu dilakukan untuk dapat mengetahui kualitas kinerja setiap departemen di perusahaan sehingga dapat diketahui indikator-indikator yang berpengaruh terhadap tingkat produksi perusahaan. Kualitas kinerja diperlukan pengukuran secara kuantitatif sehingga hasil yang diberikan lebih objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kinerja departemen perawatan terhadap visi perusahaan sebagai pengukuran kinerja perusahaan dan menentukan key performance indicators departemen perawatan di perusahaan yang sesuai untuk mencapai visi dan misi utama. Penelitian ini dilakukan melalui analisis pengukuran korelasi antar-indikator. Hasil KPI departemen perawatan pada perusahaan air mineral didapatkan dari pengolahan PLS yakni E1, E5, O1, O4, dan O10. Indikator tersebut terdiri dari total biaya perawatan, jumlah produk yang dihasilkan, jumlah karyawan produksi dan perawatan, jam kerja karyawan produksi, jumlah karyawan perawatan. Model KPI pada domain perusahaan gula berbeda dengan model pada perusahaan air mineral. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan proses produksi, teknologi, dan pengelolaan organisasi pada masing-masing perusahaan. Model KPI perusahaan air mineral menggunakan pengolahan PCA berbeda dengan pengolahan PLS. Hal ini disebabkan karena PCA hanya mengambil karaktertistik dari beberapa variabel predictor saja tanpa diberikan penjelasan hubungan masing-masing variabel tersebut. Pada sisi lain, PLS sangat baik digunakan untuk membangun model dengan jumlah variabel yang cukup besar sehingga modelnya lebih robust, superior, dan efektif dalam menangani multikolinearitas daripada PCA.

Kata Kunci : pengukuran kinerja, departemen perawatan, analisis korelasi, Key Performance Indicators

  1. S2-FTK-2014-Astri_Laksita_Wikaningtyas-abstract.pdf  
  2. S2-FTK-2014-Astri_Laksita_Wikaningtyas-bibliography.pdf  
  3. S2-FTK-2014-Astri_Laksita_Wikaningtyas-tableofcontent.pdf  
  4. S2-FTK-2014-Astri_Laksita_Wikaningtyas-title.pdf