Kajian pelaksanaan pembangunan perumahan bertumpu pada kelompok (P2BPK) sebagai upaya penataan lingkungan permukiman kumuh perkotaan di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kotamadya Surakarta
Inung Purwati Saptasari, Drs. Darmakusuma D., Dip.H.MS.
2001 | Tesis | S2 Ilmu LingkunganINTISARI Program Pembangunan Perumahan Bertumpu Pada Kelompok (P2BPK) di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kotamadya Surakarta dilaksanakan berdasar konsep pembangunan berbasis komunitas. Program pembangunan ini dilaksanakan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan perumahan, juga sebagai pemecahan persoalan lingkungan hidup, terutama di bantaran sungai, akibat usikan kegiatan permukiman ilegal. Pengembangan masyarakat sasaran yang dimulai dari satu proses yang berangkat dari kemampuan, kemauan, dan kebutuhan mampu menciptakan satu sinergi kerja dari pelaku pembangunan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat peranserta masyarakat sasaran sebagai aktor pembangunan, mengetahui kualitas fisik lingkungan alami lokasi perumahan, kondisi fisik lingkungan perumahan yang dihasilkan, persepsi masyarakat sasaran terhadap lingkungan hunian baru yang didapatkan sebagai imbalan kontribusi yang telah diberikan dalam satu program pembangunan, dan pengaruh kondisi sosial ekonomi responden terhadap persepsi yang diberikan. Penelitian dilaksanakan dengan metode survey lapangan, wawancara dengan pelaku pembangunan, melakukan pengujian dan pengukuran parameter kualitas fisik lingkungan, melakukan pengukuran parameter kualitas fisik perumahan, serta mengumpulkan data kondisi sosial ekonomi dan pendapat responden anggota masyarakat sasaran terhadap perumahan yang dihasilkan sebagai lingkungan hunian baru melalui pengisian kuisiner. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan metode deskripsi dari hasil pengukuran parameter lingkungan dan hasil kuisioner, serta analisis statistik untuk mengetahui pengaruh kondisi sosial ekonomi responden terhadap persepsi yang diberikan. Penelitian menyimpulkan bahwa, pada proses pembangunan perumahan Bertumpu Pada Kelompok (P2BPK) di Mojosongo, masyarakat sasaran berdiri sebagai pihak yang dibantu oleh pelaku pembangunan yang lain. Tukar gagasan, jalin kepentingan, dan memadukan karya, yang didasarkan pada penggalian permasalahan, potensi, dan kendala dengan masyarakat sasaran sebagai sumber informasi pada akhirnya mampu menciptakan rumusan pemecahan permasalahan yang saling menguntun gkan. Pembangunan perumahan yang direncanakan secara terpadu dalam pengelolaan kegiatannya mampu mendorong peran serta aktif seluruh pihak yang berkepentingan. Kedua, penelitian ini menangkap kekurangsesuaian dalam hal pemilihan site perumahan, baik dari aspek lokasi maupun kualitas fisik lingkungannya. Ketiga, perumahan yang dihasilkan secara fisik telah memberikan lingkungan hunian yang baik bagi masyarakat sasaran. Keempat, nilai persepsi yang diberikan respoden pada perumahan yang dihasilkan bersifat positif dengan angka rerata di atas sedang. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sasaran secara nyata menerima dan memperoleh manfaat dan keuntungan pada program pembangunan perumahan dan perbaikan lingkungan hidup. Kelima, kesepakatan dan komitmen pembangunan bersama mampu mendorong responden untuk menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan lingkungan binaan baru, sehingga kondisi sosial ekonomi responden tidak memberikan pengaruh yang cukup signifikan.
ABSTRACT The program of housing development focuses on the group (P2BPK) in Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kotamadya Surakarta, was conducted based on the concept of community based development. This program was conducted as a mean to fulfill the housing need as well as a mean to solve environment problem especially in the bank river, caused by illegal housing activity. The development of target society started from a process of ability, willingness, and demand can create a work synergy from developer. This research was aimed to see the participation from target society as a development actor, to know the quality of natural physical environment in the housing location, the result of physical housing condition, also social economic condition and perception of target society toward a new housing environment as a service contribution that is given in a development program, and to know how social economic condition influence on perception of respondents with quisionaire. This research was conducted by using field study, interview with developer, conducting a test and measuring parameter of the quality of physical environment, measuring parameter of the quality of housing environment, and collecting data from target society both their social economic condition and perseption. Analysis the results of the quality of natural physical environment in the housing location and physical housing condition, also from quisionaire is done by description methode, statistical analysis used to know how social economic condition influence on perception that given by respondents. This research concluded that in the program of housing development focuses on the group (P2BPK) in Mojosongo, the target society stands as a party, which is helped, from other parties. Sharing ideas, knitting interest, and sinergy of action that is based on the problem investigation, potensial, and problem with target society as an information source finally can create a formula of mutual beneficial of problem solving. Second, this research sees the unsuitableness in choosing housing site. Third, the housing physically produced has given a better housing environment to target society. Fourth, the perception value that was given by respondent in the result of housing is positive as indicated by average number is up to medium. This number shows that the target society really accept and get contribution and benefit in the housing development program and improvement of environment. Fifth, the agreement and development commitment that can be achieved encourages respondents to make adaption with new built environment, so that the social and economic condition of respondent does not give significant influences.
Kata Kunci : P2BPK, penataan lingkungan permukiman, permukiman kumuh perkotaan, pembangunan perumahan, Kelurahan Mojosongo