Laporkan Masalah

Analisa Konflik Rempang dalam Perspektif Teori Konflik Johan Galtung

Davin Yan Dharmawan, Joash Tapiheru, S.I.P., M.A., Ph.D..

2025 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN

Penelitian ini bertujuan menganalisis akar permasalahan dan dinamika konflik agraria yang terjadi di Rempang menggunakan kerangka teori konflik Johan Galtung. Dengan menggunakan segitiga konflik, penelitian ini mengidentifikasi hubungan antara kontradiksi yang menghasilkan sikap, dan bereskalasi menjadi perilaku kekerasan. Dengan menggunakan segitiga kekerasan, penelitian ini menemukan bahwa kekerasan langsung yang diwujudkan dalam kekerasan aparat merupakan manifestasi dari kekerasan struktural yang terlebih dahulu terjadi melalui keputusan secara sepihak dengan pengabaian terhadap HAM, hak masyarakat adat, serta prosedur hukum yang berlaku dan dilegitimasi oleh kekerasan kultural yang berwujud narasi mendelegitimasi masyarakat sebagai pihak yang tidak memiliki hak atas tanah. Peneliti mendorong upaya transformasi konflik menggunakan pendekatan transcend method Johan Galtung dengan tujuan mengubah kondisi konflik yang destruktif menjadi konstruktif  dengan menggunakan empati, nirkekerasan, dan kreativitas untuk melunakan kontradiksi, sikap, perilaku sehingga menghasilkan kondisi transcendent (win win outcomes).

Penelitian ini bertujuan menganalisis akar permasalahan dan dinamika konflik agraria yang terjadi di Rempang menggunakan kerangka teori konflik Johan Galtung. Dengan menggunakan segitiga konflik, penelitian ini mengidentifikasi hubungan antara kontradiksi yang menghasilkan sikap, dan bereskalasi menjadi perilaku kekerasan. Dengan menggunakan segitiga kekerasan, penelitian ini menemukan bahwa kekerasan langsung yang diwujudkan dalam kekerasan aparat merupakan manifestasi dari kekerasan struktural yang terlebih dahulu terjadi melalui keputusan secara sepihak dengan pengabaian terhadap HAM, hak masyarakat adat, serta prosedur hukum yang berlaku dan dilegitimasi oleh kekerasan kultural yang berwujud narasi mendelegitimasi masyarakat sebagai pihak yang tidak memiliki hak atas tanah. Peneliti mendorong upaya transformasi konflik menggunakan pendekatan transcend method Johan Galtung dengan tujuan mengubah kondisi konflik yang destruktif menjadi konstruktif  dengan menggunakan empati, nirkekerasan, dan kreativitas untuk melunakan kontradiksi, sikap, perilaku sehingga menghasilkan kondisi transcendent (win win outcomes).

Kata Kunci : konflik agraria, Rempang Eco City, segitiga konflik, transformasi konflik, Johan Galtung

  1. S1-2025-430810-abstract.pdf  
  2. S1-2025-430810-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-430810-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-430810-title.pdf