Potensi limbah, dampak pencemaran dan persepsi masyarakat terhadap usaha ternak sapi di Desa Talawaan Kabupaten Minahasa Utara
LENZUN, Gam Dicky, Prof.Drs. Kasto, MA
2005 | Tesis | S2 Ilmu LingkunganPenelitian ini pada dasaranya dilakukan dengan tujuan untuk mengukur persepsi masyarakat dan tingkat pengetahuan masyarakat (peternak dan bukan peternak) tentang potensi limbah ternak sapi dan dampak pencemaran lingkungan. Kemudian untuk mengukur pengaruh faktor-faktor umur, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan dan pendapatan dengan persepsi masyarkat terhadap potensi limbah ternak sapi dan dampak pencemaran lingkungan serta mengukur tingkat pencemaran lingkungan (udara dan air sungai) disekitar lokasi pemeliharaan ternak sapi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Penentuan sampel responden menggunakan metode simple random sampling untuk responden bukan peternak dan purposive sampling untuk responden peternak. Pengumpulan data primer dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data pokok dan wawancara mendalam (indept interview). Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif tabelaris untuk mengukur persentase dan uji statistic non parametric untuk menguji hipotesis hubungan dan pengaruh dari variable-variabel yang diteliti. Uji statistik non parametrik yang digunakan adalah uji rata-rata skor dua sampel berhubungan; uji koefisien korelasi melihat hubungan antara faktor-faktor independen terhadap variable dependen (persepsi). Analisis sampel air digunakan untuk melihat tingkat pencemaran lingkungan air sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak terhadap potensi limbah ternak sapi dan dampak pencemaran lingkungan secara umum lebih posistif dibandingkan bukan peternak; tingkat pengetahuan peternak terhadap potensi limbah ternak sapi dan dampak pencemaran lingkungan lebih tinggi dari bukan peternak; faktor-faktor umur, pendidikan, tingkat pengetahuan dan pendapatan berpengaruh terhadap persepsi masyarakat terhadap potensi limbah ternak sapi dan dampak pemcemaran lingkungan.
This research is basically intended to measure the perception and knowledge of both farmer and non- farmer on cow’s litter potentiality and its effect on environmental pollution. It is also aimed at measuring the influence of people’s knowledge on their perception about cow’s litter benefit and to analyze interrelationship among the age, education, knowledge, and their income’s rate with the perception on cow’s litter advantage and its effect on environmental pollution. Moreover, the research is also proposed to measure the rate of environmental pollution (air, and river) around the farm. The result of this research shows that farmer’s perception on cow’s litter potentiality and this effect on environmental pollution is generally much better than those who are non- farmer’s. In addition, farmer’s knowledge rate on cow’s litter advantage and its effect on environmental pollution is somewhat higher than nonfarmer’s. Age, education, knowledge and income’s significantly influence with their perception. Water sample analysis shows that pollutant components such as BOD, COD, pH water, Nitrite (NO2), Nitrate (NO3), Ammonia (NH3), Chloride (Cl), and E-coli are still under threshold of the environmental quality standard. This means that river in Talawaan village is not consequently polluted.
Kata Kunci : Lingkungan, Usaha Ternak Sapi, Limbah Pencemaran, Cow’s Litter Potentiality, Pollution Effect, Perception.