Peran Penyuluh Swadaya dalam Diseminasi Budidaya Talas Pratama di Kalurahan Girikerto Kapanewon Turi Kabupaten Sleman
Reyhan El Afif, Ratih Ineke Wati S.P., M. Agr., Ph.D ; Dr. Agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih
2025 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN
Berdasarkan SKPG diketahui Kalurahan Girikerto Kapanewon Turi berada dalam zona merah waspada pangan akibat kurangnya luas lahan pangan dibandingkan luas lahan hortikultura. Pemilihan komoditas Talas Pratama didasari dari kecocokan komoditas ini secara komersial dengan kondisi wilayah Kalurahan Girikerto. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui peran penyuluh swadaya dalam pelaksanaan pelatihan Talas Pratama untuk mengatasi masalah zona merah waspada pangan di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, 2) menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan peran penyuluh dalam pelaksanaan pelatihan Talas Pratama. Peran penyuluh swadaya yang telah diteliti adalah edukator, fasilitator, supervisor, dan konsultan. Faktor internal yang diteliti adalah umur, tingkat pendidikan, luas lahan, dan pengalaman berusaha tani. Faktor eksternal yang diteliti adalah peran gabungan kelompok tani serta peran PPL PNS. Total responden sebanyak 40 orang dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 70% petani Talas Pratama menyatakan peran penyuluh swadaya dalam kategori tinggi. Hasil data yang dianalisis menggunakan SPSS menunjukkan bahwa peran PPL PNS berhubungan dengan kekuatan yang sedang dan arah yang positif dengan peran penyuluh swadaya memiliki nilai Chi sebesar 8,750, nilai C sebesar 0,424, dan nilai gamma sebesar 0,800.
Based on SKPG, it is known that Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi is in the red zone for food security due to the lack of food crop land compared to horticultural land. The selection of Talas Pratama as a commodity is based on the suitability of this commercial commodity to the conditions of the Kalurahan Girikerto area. This studi aims to 1) determine the role of self-help extension workers in implementing Talas Pratama training to address food security issues in the red zone in Girikerto Village, Turi District, 2) analyze the factors related to the role of extension workers in implementing Talas Pratama training. The role of self-help role of extension workers studied are educator, facilitator, supervisor, and consultant. The internal factors studied are age, education level, land area, and farming experience. The external factors studied are the combined role of farmer groups and the role of civil servant extension workers. The total number of respondents is 40, with sampling techniques using purposive sampling. The search results show that 70% of Talas Pratama farmers state that the role of self-help extension workers in the high category. The data analyzed using SPSS showed that the role of civil servant workers is moderately strong and positively correlated with the role of self-help extension workers, with an Chi value of 8.750, a C value of 0.424, and gamma value of 0.800.
Kata Kunci : Peran penyuluh, penyuluh swadaya, Talas Pratama