Laporkan Masalah

ADOPSI INOVASI BUDIDAYA TALAS PRATAMA DI KALURAHAN GIRIKERTO KAPANEWON TURI KABUPATEN SLEMAN

Husna Difla Kejora, Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D. ; Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P.

2025 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN

Talas pratama merupakan varietas talas unggulan yang berasal dari Jawa Barat hasil persilangan dari dua varietas talas yaitu talas semir dari sumedang dengan talas sutra yang berasal dari Thailand. Inovasi yang tercipta tersebut dapat diimplementasikan oleh suatu individu atau kelompok lain di lingkunganya, yang dapat disebut sebagai adopsi inovasi. Adopsi inovasi diharapkan mampu mempercepat penyebaran teknologi dan praktik pertanian yang lebih efektif di berbagai daerah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk 1)  Menganalisa tingkat adopsi inovasi budidaya tanaman talas pratama petani Kelurahan Girikerto KapanewonTuri, 2) Menganalisa faktor yang mempengaruhi adopsi inovasi budidaya tanaman talas pratama petani Kelurahan Girikerto Kapanewon Turi. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan wawancara. Penelitian menggunakan teori pengambilan keputusan oleh   Everett M. Rogers. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi inovasi budidaya talas pratama di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman tinggi. Faktor yang mempengaruhi adopsi inovasi budidaya talas pratama secara signifikan adalah sikap petani, karakteristik inovasi, dan peran penyuluh. Sedangkan, tingkat pendidikan, luas lahan, dan motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi budidaya talas pratama di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman.

Talas Pratama is an superior taro variety originating from West Java, resulting from the crossbreeding of two taro varieties: Semir taro from Sumedang and Sutra taro from Thailand. This innovation can be implemented by individuals or groups in their local communities, a process known as innovation adoption. Adopting innovations is expected to accelerate the spread of more effective agricultural technology and practices in various regions. The aim of this study is to analyse the level of adoption of innovative practices for cultivating Talas Pratama by farmers in the Girikerto Village, Turi Sub-district, and to analyse the factors influencing this adoption. Data are collected through questionnaires and interviews. The study uses Everett M. Rogers' theory of decision-making. The results of the study show that the level of adoption of the talas pratama cultivation innovation in Girikerto Village, Turi Sub-district, Sleman Regency is high. The factors that significantly influence the adoption of innovation in taro farming are farmers' attitudes, the characteristics of the innovation, and the role of the extension worker. However, level of education, land area and motivation are not significantly associated with the level of adoption of the talas pratama cultivation innovation in Girikerto Village, Turi Sub-district, Sleman Regency.

Kata Kunci : Adopsi Inovasi, Talas Pratama, Sikap, Karakteristik Inovasi, Peran Penyuluh

  1. S1-2025-477743-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477743-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477743-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477743-title.pdf