Laporkan Masalah

Peran Modal Sosial Paguyuban Luhur Jiwo Dalam Pemberdayaan Anggota Melalui Kegiatan Pertanian di Kalurahan Sidoluhur Kapanewon Godean Kabupaten Sleman

Galih Raka Siwi, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. ; Dr. Dyah Woro Untari, S.P., M.P.

2025 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi unsur-unsur modal sosial di Paguyuban Luhur Jiwo dalam memberdayakan anggota melalui kegiatan pertanian 2) mengetahui bentuk-bentuk modal sosial dari Paguyuban Luhur Jiwo dalam memberdayakan anggota melalui kegiatan pertanian, 3) mengetahui peran modal sosial dari Paguyuban Luhur Jiwo dalam proses pemberdayaan anggota melalui kegiatan pertanian. Lokasi penelitian dilaksanakan di Paguyuban Luhur Jiwo, Kalurahan Sidoluhur, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Pemilihan informan yaitu informan yang terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan sebanyak 9 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat unsur dan bentuk modal sosial dalam mendukung pemberdayaan di Paguyuban Luhur Jiwo. Unsur-unsur tersebut yaitu norma terdiri dari aturan tertulis dan tidak tertulis, kepercayaan yang terjalin dari interaksi antaranggota, jaringan paguyuban yang luas dengan lembaga eksternal dan instansi, dan resiprositas sosial. Bentuk modal sosial terdiri atas bonding yang terlihat dari solidaritas anggota , bridging dengan masyarakat dan komunitas serupa, dan linking dengan lembaga yang lebih tinggi. Modal sosial berperan dalam memfasilitasi pemberdayaan, meningkatkan akses informasi, serta menguatkan kapasitas paguyuban. Pada penelitian ini, modal sosial berperan penting dalam mendorong anggota yang berdaya dan inklusi.


This research aims to: 1) identify the elements of social capital in the Paguyuban Luhur Jiwo in empowering members through agricultural activities; 2) determine the forms of social capital of the Paguyuban Luhur Jiwo in empowering members through agricultural activities; 3) determine the role of social capital of the Paguyuban Luhur Jiwo in the process of empowering members through agricultural activities. The research was conducted at the Paguyuban Luhur Jiwo, Sidoluhur Village, Godean District, Sleman Regency. The research method used was descriptive qualitative. Nine informants who were directly involved in empowerment activities were selected. The results showed that there were elements and forms of social capital that supported empowerment in the Paguyuban Luhur Jiwo. These elements included norms consisting of written and unwritten rules, trust built through interactions between members, an extensive community network with external institutions and agencies, and social reciprocity. The forms of social capital consist of bonding, which is evident in the solidarity among members; bridging with similar communities and societies; and linking with higher institutions. Social capital plays a role in facilitating empowerment, improving access to information, and strengthening the capacity of the community. In this study, social capital plays an important role in encouraging empowered and inclusive members.

Kata Kunci : modal sosial, Paguyuban Luhur Jiwo, pemberdayaan masyarakat

  1. S1-2025-482358-abstract.pdf  
  2. S1-2025-482358-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-482358-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-482358-title.pdf