Laporkan Masalah

Pola Komunikasi Keluarga dalam Mendorong Regenerasi Petani di Kalurahan Bendung Kapanewon Semin Kabupaten Gunungkidul

Sarah Nur Anissa, Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D; Dr.agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih

2025 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pola komunikasi keluarga petani, (2) menganalisis pengaruh langsung pola komunikasi keluarga, pemanfaatan media digital, dan budaya keluarga terhadap regenerasi petani, (3) menganalisis peran pola komunikasi keluarga sebagai mediator pengaruh antara pemanfaatan media digital, kelekatan keluarga, dan budaya keluarga terhadap regenerasi petani. Penelitian dilakukan pada tahun 2025 di Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul. Metode dasar yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan pengumpulan data dilakukan melalui survey menggunakan kuisioner dalam bentuk google form dan wawancara purposive kepada beberapa anak petani dan orang tua. Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis menggunakan metode SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi pola komunikasi keluarga petani yaitu pemanfaatan media digital dan kelekatan keluarga, sedangkan budaya keluarga tidak berpengaruh signifikan. Pola komunikasi keluarga, pemanfaatan media digital, dan budaya keluarga memiliki pengaruh langsung terhadap regenerasi petani. Selain itu, pola komunikasi keluarga berperan sebagai variabel mediasi antara pemanfaatan media digital dan kelekatan keluarga terhadap regenerasi petani.

This study aims to: (1) identify factors that influence the communication patterns of farming families, (2) analyze the direct influence of family communication patterns, digital media usage, and family culture on farmer regeneration, (3) analyze the role of family communication patterns as a mediator of influence between digital media usage, family attachment, and family culture on farmer regeneration. The research was conducted in 2025 in Bendung Village, Kapanewon Semin, Gunungkidul Regency. The basic method used was descriptive analysis with a quantitative approach. Sampling was carried out using simple random sampling techniques, and data collection was conducted through surveys using questionnaires in the form of Google forms and purposive interviews with several farmers' children and parents. The results obtained from the analysis using the SEM-PLS method show that the factors that influence the communication patterns of farming families are the use of digital media and family cohesion, while family culture has no significant effect. Family communication patterns, digital media utilization, and family culture have a direct influence on farmer regeneration. In addition, family communication patterns act as a mediating variable between digital media utilization and family cohesion on farmer regeneration.

Kata Kunci : pola komunikasi keluarga, media digital, kelekatan keluarga, budaya keluarga, regenerasi petani, SEM-PLS

  1. S1-2025-480706-abstract.pdf  
  2. S1-2025-480706-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-480706-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-480706-title.pdf