Laporkan Masalah

Permintaan Benih pada Usaha Tani Padi Organik di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang

Neta Adzkiya Hamidah, Sugiyarto, S.P., M.Sc. ; Prof. Dr. Jamhari, S.P., M.P.

2025 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Padi merupakan komoditas pertanian yang banyak dibudidayakan karena memiliki permintaan yang tinggi di masyarakat. Peningkatan permintaan beras memengaruhi permintaan benih padi oleh petani untuk memenuhi kebutuhan pasar. Benih padi merupakan faktor input utama yang berperan penting dalam menentukan kualitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui besar permintaan benih padi pada usaha tani padi organik di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang; (2) mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi permintaan benih padi pada usaha tani padi organik; dan (3) mengetahui elastisitas permintaan benih padi pada usaha tani padi organik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Pengambilan sampel ditentukan dengan metode purposive sampling sebanyak 60 petani padi organik di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Metode analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui permintaan benih padi, sedangkan regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi permintaan benih padi dan elastisitas permintaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata permintaan benih padi di Kecamatan Sawangan sebesar 25,21 kg/ha, sesuai dengan rekomendasi teknis budidaya organik yaitu 20-30 kg/ha; (2) permintaan benih padi organik secara positif dipengaruhi oleh luas lahan dan harga beras organik, serta secara negatif dipengaruhi oleh harga benih padi, harga beras non organik, dan total biaya usaha tani; dan (3) permintaan benih padi termasuk ke dalam kategori inelastis.

Rice is a widely cultivated agricultural commodity because of its high demand in society. An increase in rice demand affects farmers’ demand for rice seeds to meet market needs. Rice seeds are the main input factor that significantly determine production quality. This study aims to (1) determine the demand for rice seeds in organic rice farming in Sawangan Sub-district, Magelang Regency; (2) analyze the determinant factors of demand for rice seeds in organic rice farming; and (3) determine the elasticity of demand for rice seeds in organic rice farming. This research uses a quantitative approach with an analytical descriptive method. Samples are selected using a purposive sampling method, involving 60 organic rice farmers in Sawangan Sub-district, Magelang Regency. Descriptive analysis is used to determine the demand for rice seeds, while multiple linear regression analysis is used to identify the determinant factors of demand for rice seeds and its elasticity. The results show that (1) the average demand for rice seeds in Sawangan Sub-district is 25.21 kg/ha, which aligns with the technical recommendations for organic cultivation of 20-30 kg/ha; (2) the demand for organic rice seeds is positively affected by farmland area and the price of organic rice, and negatively affected by the price of rice seeds, the price of non-organic rice, and total farming costs; and (3) the demand for rice seeds is inelastic.

Kata Kunci : pertanian organik, benih padi, permintaan input, elastisitas permintaan

  1. S1-2025-482830-abstract.pdf  
  2. S1-2025-482830-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-482830-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-482830-title.pdf