Pengetahuan, sikap dan perilaku penduduk tentang regristrasi kelahiran, kematian dan migrasi: Studi kasus di Kelurahan Titi Rantai Kecamatan Medan Baru Kotamadya Medan
Kariono, Drs. Alip Santosudarmo, MS.
1997 | Tesis | S2 KependudukanINTISARI Dalam rangka merencanakan berbagai kebijakan pembangunan diperlukan adanya berbagai data tentang penduduk. Pentingnya data tentang penduduk ini karena selain sebagai objek, penduduk sekaligus sebagai subjek dalam pembangunan. Registrasi Penduduk sebagai salah satu sumber utama data kependudukan belum dapat sepenuhnya dimanfaatkan karena masih rendah kualitasnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas data registraasi penduduk adalah perilaku penduduk dalam pelaporan peristiwa demografi yang terjadi. Atas dasar pemikiran tersebut, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku penduduk dalam pelaporan peristiwa kelahiran, kematian dan migrasi serta faktor-faktor yang diduga mempengaruhi perbedaan perilaku pelaporan registrasi kelahiran, kematian dan migrasi. Penelitian dilakukan di Kelurahan Titi Rantai Kecamatan Medan Baru Kotamadya Medan. Pupulasi dalam penelitian ini adalah rumah tangga yang minimal mengalami salah satu peristiwa demografi (kelahiran, kematian dan migrasi) dalam kurun waktu Januari 1995 sampai dengan Desember 1996. Yang menjadi sasaran adalah kepala rumah tangga. Setelah dilakukan survei, diketahui bahwa jumlah rumah tangga yang mengalami salah satu peristiwa demografi tersebut sebanyak 173 rumah tangga dari 2.064 rumah tangga yang ada di Kelurahan Titi Rantai. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode skoring, guna mengetahui gambaran tentang pengetahuan, sikap dan perilaku penduduk dalam pelaporan registrasi, sedangkan untuk mengetahu faktor-faktor yang diduga mempengaruhi perbedaan perilaku pelaporan registrasi digunakan tabulasi silang Untuk menguji apakah perbedaan tersebut signifikan atau tidak dilakukan uji statistik Kai Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan penduduk tentang registrasi penduduk tergolong baik atau tinggi, dan sikap penduduk terhadap registrasi tergolong positif atau mendukung adanya program registrasi penduduk. Demikian juga halnya perilaku pelaporan registrasi yang dilihat dari indikator melapor atau tidak melapor, siapa yang melapor, batas waktu pelaporan, prosedur pelaporan dan kelengkapan informasi yang dilaporkan, tergolong tinggi atau baik. Adanya perilaku penduduk dalam pelaporan registrasi yang cukup baik karena terdapat sikap yang positif terhadap registrasi penduduk. Sikap yang positif ini timbul sebagai akibat adanya tingkat pengetahuan yang baik pula tentang registrasi penduduk. Selanjutnya diperoleh hasil bahwa dari keempat faktor (pengetahuan, sikap, tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan) yang diduga mempengaruhi perbedaan perilaku penduduk, setelah dilakukan uji satistik kai kuadrat, keempat variabel tersebut menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap perilaku penduduk dalam pelaporan registrasi kelahiran, kematian dan migrasi.
ABSTRACT In planning development policy, various data about inhabitant are needed. The data about people is important because besides being object, they also function as the subject of development. Population registration as being one of main data sources has not fully been utilized because of its low quality. One of the factors influencing the quality of population registration data is the behavior in reporting demographic events. Based on the above consideration, the objectives of counducting this research were to know the knowledge, attitude and behavior of people in reporting birth, death and migration events and to study the factors supposedly influencing the difference of behavior in reporting the registration of birth, death and migration. This research was conducted in Titi Rantai Village, Medan Baru Sub- regency, Medan Municipality. In this research, the population was households that at least had experienced one demographic event (birth, death and migration) during the period of January 1995 to December 1996. The respondents were the heads of the households. After being surveyed, it appeared that the number of households that had experinced one of demographic events were 173 households out of 2064 existing households in Titi Rantai Village. Scoring method was used in this study to dessciribe on knowledge, attitude and behavior of people in reporting registration. Cross tabulation was utilized to analized some of the factors supposedly influencing the differences in attitude towarsd reporting registration. Statistical test of Chi Squared was utilized to test whether the difference was significant or not. The result of the research showed that the knowledge of people about registration was categorized as good or high, and their attitude towards registration was categorized as positive or supportive towards the existence of population registration program. Similary, the behavior in reporting registration, seen from indicators of reporting or not reporting, who is reporting, time limit of reporting and reporting procedure, was categorized as good or high. The good existence of people's behavior in reporting the registration was caused by the fact that there was positive attitude towards population registration. The positive attitude occured as the result of high level of knowledge about population registration. Furthermore, it was obtained that from the four factors (knowledge, attitude, education level, and job type) supposedly influencing people's behavior, having been tested using statistical test of Chi Square, the four variables showed significant difference from people's behavior in reporting registration of birth, death and migration.
Kata Kunci : regristrasi kelahiran, kematian dan migrasi, Kecamatan Medan Baru